Syarat Diskriminatif CPNS Kejagung Dianggap Normal

    Theofilus Ifan Sucipto - 22 November 2019 17:17 WIB
    Syarat Diskriminatif CPNS Kejagung Dianggap Normal
    Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo. Foto: Medcom.id/Faisal Abdalla
    Jakarta: Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo menganggap normal syarat calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kejaksaan Agung (Kejagung) yang dinilai diskriminatif. Dia menyerahkan urusan syarat rekrutmen kepada Kejagung. 

    "Saya kira sah-sah saja (syarat seperti itu)," kata Tjahjo di Redtop Hotel, Jakarta Pusat, Jumat, 22 November 2019. 

    Tjahjo menilai Kejagung ingin merekrut orang-orang sempurna. Syarat tersebut dinilai bukan masalah. 

    "Saya setuju dengan kejaksaan. Boleh-boleh saja tidak ada masalah," ucap dia.

    Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung), Mukri, irit bicara saat ditanya syarat CPNS yang diskriminatif. Kejagung ingin merekrut CPNS yang normal. 

    "Kita pengin yang normal-normal, wajar-wajar saja," kata Mukri di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis, 21 November 2019.

    Syarat diskriminatif itu tertuang di situs rekrutmen Kejagung, https://rekrutmen.kejaksaan.go.id. Salah satu peraturannya adalah melarang orientasi seksual menyimpang dan kaum difabel mendaftar.

    Ombudsman sebelumnya mendapat laporan dugaan diskriminasi terhadap penyandang disabilitas pada seleksi penerimaan CPNS. Formasi bagi penyandang disabilitas terbatas.

    Ombudsman berharap hal tersebut jadi perhatian khusus pemerintah, terutama Kemenpan RB. Ombudsman berencana melakukan inspeksi mendadak dalam rangkaian seleksi CPNS buat mencegah laporan serupa. 

    Beberapa 'aksi' yang akan dilakukan Ombudsman di antaranya, mendatangi lokasi ujian, supervisi help desk, dan unit pengaduan di setiap instansi yang akan menyelenggarakan penerimaan CPNS.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id