10 Kemunduran Anies dalam Tiga Tahun Kepemimpinan Menurut PSI

    Yurike Budiman - 16 Oktober 2020 15:53 WIB
    10 Kemunduran Anies dalam Tiga Tahun Kepemimpinan Menurut PSI
    Ilustrasi Jakarta. ANT/Galih Pradipta
    Jakarta: Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta menyoroti tiga tahun kepemimpinan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta. Anies dinilai membawa berbagai kemuduran di Ibu Kota.

    Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, Idris Ahmad, mengatakan kemunduran dilihat dari kondisi sekarang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pihaknya juga membandingkan yang telah dicapai dengan potensi yang dimiliki Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI.
     
    "Jika dibandingkan provinsi lainnya, DKI Jakarta memiliki anggaran yang sangat besar dan mendapatkan dukungan luar biasa dari pemerintah pusat. Jangan sampai anggaran, tenaga, dan waktu terbuang sia-sia karena keliru memilih prioritas dan salah kelola birokrasi," kata Idris dalam Evaluasi 3 Tahun Anies sebagai Gubernur, Jumat, 16 Oktober 2020.

    PSI mencatat ada 10 kemunduran di masa Anies. Pertama, pembahasan rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021 terlambat, bahkan terkesan ditunda-tunda.

    "Sudah terlambat lebih dari tiga bulan, sehingga hanya tersisa 1,5 bulan untuk membahas puluhan ribu mata anggaran," kata Idris.

    Dia khawatir pembahasan terburu-buru. Sehingga banyak pos anggaran yang tidak sempat dibedah.

    Kedua, buruknya transparansi anggaran baik saat perencanaan maupun realisasi. Pemprov DKI membuka rancangan anggaran melalui website apbd.jakarta.go.id.
     

    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id