DKI Bakal Petakan Perkantoran di Zona Merah Covid-19

    Nur Azizah - 18 Juni 2021 14:52 WIB
    DKI Bakal Petakan Perkantoran di Zona Merah Covid-19
    Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Nakertrans-E) DKI Jakarta Andri Yansyah. Medcom.id/M Sholahadhin Azhar



    Jakarta: Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Nakertrans-E) DKI Jakarta bakal memetakan perusahaan-perusahaan yang berada di zona merah covid-19. Seluruh karyawan di perusahaan itu mesti divaksin covid-19.

    Kepala Nakertrans-E Andri Yansyah menyebut pihaknya bakal berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Koordinasi untuk memperoleh data sebaran virus covid-19.

     



    "Nanti akan terlihat perusahaan atau perkantoran yang memang ter-capture di lokasi merah," kata Andri di Jakarta, Jumat, 18 Juni 202.

    Ia juga akan berdiskusi dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) serta sejumlah asosiasi. Diskusi untuk mendorong perusahaan-perusahaan tersebut mengikuti program Vaksinasi Gotong Royong.

    (Baca: Gencarkan Razia Prokes, Pemprov DKI Incar Perkantoran)

    Andri menginginkan seluruh karyawan di zona merah sudah divaksinasi. Terutama karyawan yang berkerja dari kantor.

    "Saya ingin memastikan bahwa seluruh karyawannya sudah divaksinasi," ucap dia.

    Andri mengajak seluruh masyarakat berusia di atas 18 tahun memanfaatkan vaksinasi gratis dari Pemprov DKI. Vaksinasi dapat meminimalisasi tingkat paparan dan keparahan akibat covid-19.

    "Sekarang kan sudah dibuka vaksinasi 18+, kan kita konsep kolaborasi pelaksanaan vaksin 40 persen untuk pekerja, 60 persen untuk masyarakat. Nah masyarakat itu," tutur dia.

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
     
    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
     
    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20.05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id