Alasan Reklamasi Ancol Menjadi 155 Hektare

    Sri Yanti Nainggolan - 11 Juli 2020 19:42 WIB
    Alasan Reklamasi Ancol Menjadi 155 Hektare
    Pekerja menggunakan alat berat menggarap proyek reklamasi Ancol di Jakarta, Sabtu, 4 Juli 2020. Foto: Antara/Rivan Awal Lingga
    Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan alasan memberi izin perluasan daratan Dunia Fantasi (Dufan) dan Ancol hingga 155 hektare. Hal ini berdasarkan kajian yang sudah dilakukan. 

    Ia mengungkapkan perluasan daratan di kedua kawasan itu berasal dari kerukan lumpur sungai dan waduk di Jakarta selama 11 tahun terakhir. Hingga kini, perluasan daratan hasil kerukan terbentuk hingga 20 hektare. 

    Pengerukan akan terus dilakukan. Bahkan, tanah hasil penggalian terowongan stasiun moda raya terpadu (MRT) di Ancol pun akan ditimbun di area tersebut. 

    "Karena itulah ada kajiannya, dan dari hasil kajian amdal (analisis dampak lingkungan), lokasi yang dibutuhkan adalah sebesar 155 hektare," kata dia dalam video Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI, Sabtu, 11 Juli 2020. 

    Luas reklamasi ini terdiri dari 120 hektare di sisi timur dan 35 hektare di sisi barat. Lahan juga disediakan bersebelahan dengan stasiun MRT di Ancol. 

    Ia menegaskan tujuan reklamasi Ancol untuk melindungi warga Jakarta dari banjir. Perluasan daratan, klaim Anies, bukan dipakai untuk kepentingan eksklusif, sekadar komersial.

    "Tapi justru manfaat dari lumpur hasil pengerukan itu menjadi lahan yang dipakai sebanyak-banyaknya untuk manfaat masyarakat di Jakarta," beber dia. 

    Baca: Anies Disebut Bersilat Lidah Lewat Istilah Reklamasi

    Anies memberi izin pelaksanaan perluasan kawasan rekreasi Dufan seluas kurang lebih 35 hektare dan Taman Impian Ancol Timur 120 hektare. Izin tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 237 Tahun 2020 yang diteken Anies, Senin, 24 Februari 2020.

    "Daratan seluas lebih kurang 20 hektare yang sudah terbentuk berdasarkan perjanjian kerja sama antara Pemprov DKI dengan PT Pembangunan Jaya Ancol (PJAA) pada 13 April 2009 merupakan bagian dari rencana perluasan kawasan Ancol Timur seluas lebih kurang 120 hektare," tulis Anies dikutip dari Kepgub Nomor 237 Tahun 2020, Jumat, 26 Juni 2020.

    (OGI)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id