Puluhan Warga Koja Kena Denda Lantaran Tak Pakai Masker

    Yurike Budiman - 20 Mei 2020 22:10 WIB
    Puluhan Warga Koja Kena Denda Lantaran Tak Pakai Masker
    Razia PSBB di Koja, Jakarta Utara, Rabu, 20 Mei 2020. Foto: Medcom.id/Yurike Budiman
    Jakarta: Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggelar razia pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jalan Semangka, Koja, Jakarta Utara. Puluhan warga terjaring razia lantaran tak memakai masker untuk mencegah penyebaran virus korona (covid-19).

    Petugas menyita kartu tanda penduduk (KTP) pelanggar. Mereka mendapatkan surat denda dan diwajibkan membayar Rp100 ribu melalui ATM DKI. Mereka lalu menyerahkan setruk bukti pembayaran kepada petugas di Kelurahan Koja untuk mengambil kembali KTP yang disita.

    Kepala Satpol PP Kecamatan Koja, Roslely Tambunan, mengatakan razia PSBB sengaja digelar menjelang waktu berbuka puasa. Hal ini mengingat menjelang magrib, warga mulai menjual takjil sehingga mengundang keramaian.

    "Kita ada Pergub (Peraturan Gubernur) Nomor 41 Tahun 2020 tentang pengenaan sanksi rendah kepada pelanggar PSBB. Untuk di wilayah sini kebanyakan orang tidak memakai masker, denda yang diterapkan adalah Rp100 ribu sampai Rp 250 ribu, itu ada di Pasal 4 Pergub 41," kata Lely, di Koja, Rabu, 20 Mei 2020.

    Menurut dia, kebanyakan warga tidak memakai masker lantaran lupa atau terlepas. Namun, ada pula warga yang hanya menaruh masker di dasbor sepeda motor.

    "Kita tangkap tangan tidak pakai masker. Ini wilayah memang menjadi tempat terpadat untuk berjualan takjil," ujar Lely.

    Sementara itu, Alimuddin, warga Koja yang terjaring razia, mengaku tidak memakai masker lantaran terburu-buru. Dia menyebut ada anggota keluarganya yang sakit.

    Puluhan Warga Koja Kena Denda Lantaran Tak Pakai Masker

    Baca: 70.448 Orang Melanggar PSBB Jakarta

    "Saya enggak sempat pakai masker. Tadi saya sudah bawa tapi ditelepon, namanya juga buru-buru, jadi saya tinggalin masker saya. Saya lupa, kalau enggak lupa saya sudah pakai tadi," ujar Alimuddin.

    Ia dengan berat hati harus membayar denda Rp100 ribu di ATM DKI. "Mau tidak mau bayarlah," kata Alimuddin.

    Informasi lengkap tentang perkembangan penanganan pandemi covid-19 bisa langsung diakses di sini



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id