Penggugat Banjir Jakarta Klaim Rugi Rp60,9 Miliar

    Fachri Audhia Hafiez - 10 Maret 2020 15:25 WIB
    Penggugat Banjir Jakarta Klaim Rugi Rp60,9 Miliar
    Sejumlah kendaraan menerjang banjir yang menggenangi Jalan Kayu Putih Raya, Pulomas, Jakarta Timur, Minggu, 23 Februari 2020. Foto: MI/Andri Widiyanto
    Jakarta: Penggugat banjir di DKI Jakarta yang terjadi awal 2020 mengeklaim rugi besar. Hal ini menjadi dasar warga menggugat Gubernur Anies Baswedan.

    "(Dari) data verifikasi yang lengkap dengan kerugian Rp60,9 miliar," kata anggota Tim Advokasi Banjir Jakarta, Azas Tigor Nainggolan, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Bungur Raya, Kemayoran, Senin, 10 Maret 2020.

    Menurut dia, total kerugian itu didapat dari 312 penggugat yang terdampak banjir. Para penggugat berasal dari lima wilayah administrasi DKI Jakarta.

    Dari Jakarta Barat, ada 150 orang penggugat, Jakarta Selatan 45 orang, Jakarta Utara 21 orang, Jakarta Pusat 9 orang, dan Jakarta Timur 87 orang. Para penggugat diwakili satu orang.

    Gugatan banjir Jakarta dilayangkan kepada Anies karena dianggap lalai menangani bencana sehingga merugikan masyarakat. Gugatan yang terdaftar dengan nomor 27/Pdt.GS/ClassAction/2020/PN.Jkt.Pst. itu fokus pada dua materi pokok.

    Pada materi pertama, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dinilai tidak menyiapkan sistem peringatan dini (EWS) terhadap bencana banjir. Materi kedua yakni mengenai tidak adanya sistem bantuan darurat.

    Penggugat Banjir Jakarta Klaim Rugi Rp60,9 Miliar
    Anggota Tim Advokasi Banjir Jakarta, Azas Tigor Nainggolan, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Bungur Raya, Kemayoran, Senin, 10 Maret 2020. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

    Baca: Class Action Banjir Jakarta Bertambah Jadi 312 Penggugat

    "Dasarnya adalah teman-teman ini tidak mendapatkan layanan publik sebagai warga Jakarta yang terkena banjir," ujar Tigor.

    Sidang putusan sela gugatan perwakilan kelompok (class action) banjir DKI Jakarta sejatinya digelar hari ini. Namun, sidang ditunda lantaran ketua majelis hakim Panji Surono sakit. Sidang akan dilanjutkan pada Selasa, 17 Maret 2020.

    (OGI)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id