Dinkes DKI Belum Terima Laporan Limbah RPH Babi

    Insi Nantika Jelita - 06 Desember 2019 18:51 WIB
    Dinkes DKI Belum Terima Laporan Limbah RPH Babi
    Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti. Foto: Medcom.id/Cindy
    Jakarta: Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta meminta Rumah Pemotongan Hewan (RPH) babi di Jalan Peternakan, kawasan Kapuk, Jakarta Barat ditutup. Namun, Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyebut belum menerima laporan keluhan masyarakat terkait masalah itu. 

    "Saya belum dapat laporan," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti di Gedung DPRD DKI, Jakarta, Jumat, 6 Desember 2019. 

    Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta Purwanto menyebut keberadaan RPH itu meresahkan masyarakat. Limbah dari pemotongan babi mencemari lingkungan dan menimbulkan bau tidak sedap. 

    Purwanto menilai RPH tidak sesuai Perda DKI Jakarta Nomor 4 Tahun 2007 Tentang Pengendalian, Pemeliharaan, Peredaran Unggas. Limbah dan bau yang ditimbulkan dari pemotongan itu berdampak pada pedagang dan usaha makanan yang ada di sekitar lingkungan hingga mengalami kerugian.

    Widyastuti menegaskan, setiap RPH memiliki izin. Termasuk, RPH babi di Jalan Peternakan, kawasan Kapuk, Jakarta Barat.

    "Pastinya tempat yang sifatnya usaha atau apa harus berizin," tegas Widyastuti. 



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id