Desember, DKI Keluarkan Aturan Operasional Skuter Listrik

    Cindy - 14 November 2019 06:30 WIB
    Desember, DKI Keluarkan Aturan Operasional Skuter Listrik
    Pengguna skuter listik mengendarai kendaraannya di trotoar. Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay.
    Jakarta: Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengancam bakal menyita skuter listrik yang beroperasi di luar tempat semestinya. Ancaman menyusul meninggalnya pengguna skuter listrik di kawasan Senayan.

    "Kami sudah katakan pada operator (Grab) agar skuter tidak dioperasikan di trotoar dan Jembatan Penyebrangan Orang (JPO). Kalau mau beroperasi silakan masuk ke jalur sepeda," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo dilansir dari antara, Kamis, 14 November 2019.

    Syafrin menambahkan aturan tersebut berlaku untuk semua pengguna skuter listrik baik dari operator Grab maupun pribadi. Kendati demikian, Syafrin mengakui hingga saat ini belum ada aturan mengenai operasional skuter listrik.

    Namun dia menganjurkan agar waktu operasi skuter listrik mengikuti sistem angkutan umum massal beroperasi. Seperti Transjakarta atau MRT mulai pukul 05.00 WIB hingga 23.00 WIB.

    "Kami harapkan, setelah pukul 23:00 WIB, operator tidak lagi menyewakan itu. Utamakan aspek keselamatan masyarakat. Harus dipahami, begitu dilihat jalanan sepi tengah malam, pengguna akhirnya dia menjadi lalai dan terjadilah tabrakan," imbuh Syafrin.

    Syafrin berharap Peraturan Gubernur (Pergub) terkait operasional skuter listrik rampung Desember 2019. Akhir November 2019, kata dia, aturan tersebut harus sudah ditandatangani Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

    Syafrin mengaku pihaknya sudah menggodok aturan operasional skuter listrik sejak peralatan itu mulai beroperasi. Penggodokan perlu kajian secara menyeluruh.

    "Kajiannya tidak mungkin parsial tapi seluruh elemen yang ada akan kita kaji, sehingga ketika kita mengeluarkan aturan bulan ini tidak sebentar-sebentar direvisi," ucap Syafrin.  

    Sebelumnya, dua pengguna skuter listrik, Ammar (18) dan Wisnu (18) tewas tertabrak mobil di sekitaran FX Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu, 9 November 2019, sekitar pukul 01.00 WIB. Kejadian bermula saat skuter milik korban kekurangan daya baterai.

    Salah satu korban selamat, Fajar mengatakan saat itu mereka menyewa tiga skuter listrik untuk dipakai enam orang. Mereka terdiri dari Ammar, Wisnu,
    Bagus, Fajar, Wanda, dan Wulan.

    Saat tengah asik berkendara, skuter Ammar dan Wisnu kekurangan daya baterai. Mereka pun berhenti untuk mengganti skuter listrik dengan kawannya, Bagus dan Wanda.

    Tiba-tiba mobil jenis Toyota Camry dari arah belakang menabrak keenam orang tersebut. Ammar dan Wisnu terpental jauh. Fajar menambahkan mereka tidak sadarkan diri bahkan kejang-kejang.

    Namun nyawa kedua korban tidak terselamatkan walau sudah dilarikan ke rumah sakit terdekat. Tindakan operasi kedua korban terbentur izin keluarga.  



    (SCI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id