Pengguna Otopet Listrik Disarankan Pakai Pengaman Tambahan

    Candra Yuri Nuralam - 14 November 2019 15:10 WIB
    Pengguna Otopet Listrik Disarankan Pakai Pengaman Tambahan
    Pengguna skuter listik mengendarai kendaraannya di trotoar. Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay.
    Jakarta: Pengguna otopet listrik disarankan menggunakan pengaman tambahan untuk mengantisipasi terjadi kecelakaan. Misalnya, pengguna otopet harus menggunakan helm atau decker lutut dan siku.

    "Pemprov dan Polri sedang membahas sistem keamanan dari pengendara otopet listrik," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Fahri Siregar di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, 14 November 2019.

    Penambahan pelindung siku dan lutut dinilai penting. Karena pengguna otopet lebih rentan jatuh ketimbang sepeda motor. 

    Polri juga ingin memperjelas status hukum otopet. Kendaraan roda dua itu harus mempunyai surat kendaraan, dan pengguannya wajib mempunyai surat izin mengemudi jika termasuk kendaraan bermotor.

    "Ini Korlantas Polri sedang membahasnya dengan dirjen perhubungan darat Kemenhub membahas status kendaraan itu masuk bermotor atau tidak bermotor walaupun dia listrik," ujar Fahri.

    Fahri menyampaikan kepolisi juga ingin ada jalan khusus otopet. Aturannya juga harus dibentuk agar aparat bisa menindak tegas pengguna yang menjalankan otopet di jalur-jalur terlarang.

    Menurut dia, otopet juga harus dilengkapi dengan lampu. Setidaknya, ada lampu sein, rem, dan depan yang memadai.

    "Karena saya lihat sendiri kemarin beberapa pengendara kendaraan ini gunakan ruas jalan keseluruhan di sekitaran Darmawangsa dengan lampu kecil, ini berpotensi membuat kecelakaan lalu lintas apalagi kecepatannya bisa sampai 40 kilometer per jam," kata Fahri.





    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id