Diduga Tak Waras, Perempuan Paruh Baya Ingin Bakar 'Markas' Anies Baswedan

    Kautsar Widya Prabowo - 28 Oktober 2020 11:21 WIB
    Diduga Tak Waras, Perempuan Paruh Baya Ingin Bakar 'Markas' Anies Baswedan
    Suasana di halaman Balai Kota DKI Jakarta yang menjadi kantor gubernur dan wakil gubernur. Foto: MI/Arya Manggala
    Jakarta: Seorang perempuan kedapatan membawa bensin saat memasuki Bedung Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa, 27 Oktober 2020. Perempuan itu ingin membakar 'markas' Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

    "Iya benar kejadian kemarin pukul 12.20 WIB," ujar Kepala Biro Umum dan Administrasi Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta Budi Awaluddin saat dikonfirmasi, Rabu, 28 Oktober 2020.

    Budi belum mengetahui secara pasti motif perempuan paruh baya itu ingin membakar gedung. Namun, perempuan itu diduga mengalami gangguan jiwa.

    "Enggak jelas (motifnya) karena sepertinya enggak waras," kata dia.

    Kasus tersebut telah diserahkan ke Polsek Gambir, Jakarta Pusat. Menurut Budi, perempuan itu telah dipulangkan.

    "Kita pulangkan karena kita menduga tidak waras," kata dia.

    Baca: UMP DKI Jakarta 2021 Diputuskan Tak Naik

    Sebelumnya, beredar video berdurasi 41 detik menampilkan seorang perempuan paruh baya membawa bensin ke gedung Balai Kota DKI Jakarta Pusat. Bensin tersebut ia bawa menggunakan tas tenteng berwarna merah.

    Seorang polisi tampak mengeluarkan bensin yang dikemas menggunakan botol air meneral dari tas perempuan tersebut. Perempuan yang berpakaian serba hitam itu diduga hendak membakar gedung Balai Kota.

    "Saya tidak terima, bakar gedung. Saya tidak terima, nyawa hilang," ujar perempuan dalam rekaman video tersebut.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id