Warga Jakpus Diminta Waspada DBD pada Awal Tahun

    Christian - 04 November 2020 20:10 WIB
    Warga Jakpus Diminta Waspada DBD pada Awal Tahun
    Ilustrasi nyamuk Aedes aegepty yang membawa virus demam berdarah. Medcom.id
    Jakarta: Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Jakarta Pusat sejak Januari hingga Oktober sebanyak 362 kasus. Walau masih berkategori dapat dikendalikan, warga diminta mewaspadai DBD pada awal tahun yang biasanya meningkat.

    "Yang perlu diwaspadai adalah awal 2021. Biasanya terjadi kenaikan," ucap Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat, Erizon Safari, saat dihubungi Medcom.id, Rabu 4 November 2020.

    Warga harus disipilin menerapkan 3M, menguras, menutup, dan mengubur bahan tidak terpakai yang dapat menjadi tempat jentik nyamuk berkembang biak. Puskemas tetap rutin memberi penyuluhan ke warga agar mandiri memantau jentik nyamuk walau ada pandemi covid-19.

    "Kalau pandemi covid-19, kader Jumantik (sukarelawan pemantau sarang nyamuk) tidak lagi ada. Makanya sekarang pihak puskemas yang terjun," terangnya.

    Baca: 93 Ribu Kasus DBD Melanda Tanah Air

    Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi, mengatakan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat sudah mengantisipasi lonjakan kasus DBD. Dia memastikan program penanganan DBD tetap berjalan walaupun pandemi covid-19.

    "Apalagi, timbulnya DBD itu biasanya pada saat pancaroba," singkat Irwandi.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id