Penutupan Stasiun Tanah Abang Diklaim Mampu Urai Kepadatan

    Kautsar Widya Prabowo - 04 Mei 2021 17:27 WIB
    Penutupan Stasiun Tanah Abang Diklaim Mampu Urai Kepadatan
    Stasiun Tanah Abang ditutup sementara/Medcom.id/Chris.



    Jakarta: Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menyebut penutupan sementara Stasiun Tanah Abang mampu mengurai kepadatan di jembatan penyebarangan multiguna (JPM). Stasiun tersebut ditutup pukul 15.00-19.00 WIB.

    "Karena seluruh penumpang yang nantinya akan melanjutkan atau melakukan perjalanan pulang itu diarahkan, dibagi ke lima stasiun," ujar Syafrin di Balai Kota, Jakarta, Selasa, 4 Mei 2021. 






    Syafrin menyebut lima stasiun yang menjadi alternatif penumpang meliputi Stasiun Palmerah, Karet, Gondangdia, Duri, dan Angke. Sehingga, konsentrasi volume penumpang dari Stasiun Tanah Abang dibagi. 

    "Dengan demikian di kawasan Stasiun Tanah Abang tidak terjadi kepadatan," kata Syafrin.

    Baca: Kerumunan di Pasar Tanah Abang, Warga Diimbau Belanja Daring

    Dia menjelaskan kebijakan menutup Stasiun Tanah Abang karena kepadatan signifikan akibat pertemuan calon penumpang kereta, pengunjung, dan pedagang di JPM. Kerumunan dikhawatirkan riskan menjadi klaster penularan covid-19.

    "Itu namanya kita melakukan rekayasa perjalanan, karena jika semuanya tetap disatukan di dalam satu stasiun, maka semuanya menumpuk di sana," kata dia.


    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id