58.174 Orang Disuntik Vaksin Covid-19 di DKI per 25 September

    Theofilus Ifan Sucipto - 25 September 2021 22:45 WIB
    58.174 Orang Disuntik Vaksin Covid-19 di DKI per 25 September
    Vaksinasi covid-19 untuk lansia di Jakarta Utara, Senin, 1 Maret 2021. Foto: Medcom.id/Yurike Budiman



    Jakarta: Sebanyak 58.174 orang menerima vaksin covid-19 di Jakarta per Sabtu, 25 September 2021. Jumlah itu akumulasi dari vaksin covid-19 dosis pertama dan kedua.

    "Jumlah orang yang disuntik dosis pertama bertambah 18.756 orang,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Dwi Oktavia, di Jakarta, Sabtu, 25 September 2021.

     



    Penambahan itu membuat 10.355.138 orang telah divaksinasi dosis pertama. Jumlah itu setara dengan 115,8 persen dari target vaksinasi di Ibu Kota sebanyak 8.941.211.

    Baca: Pemprov DKI Targetkan Vaksinasi 7 Ribu Pencari Suaka

    Penerima vaksin dosis satu dengan kartu tanpa penduduk (KTP) DKI mencapai 64 persen. Sisanya warga dengan KTP non-DKI.

    “Penerima dosis vaksin covid-19 kedua hari ini bertambah 39.418 orang,” ujar Dwi.

    Penambahan ini membuat 7.616.782 orang sudah menerima vaksin lengkap di Ibu Kota. Jumlah itu setara 85,2 persen dari target vaksinasi, yang terdiri dari 66 persen warga dengan KTP DKI dan sisanya non-DKI.

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mendorong warga Jakarta segera ikut vaksinasi. Dengan begitu, seluruh warga Ibu Kota aman dari covid-19.

    "Kita ingin semuanya 100 persen selesai khususnya warga Jakarta, karena menjadi tanggung jawab kami," kata Ariza.

    Warga bisa datang langsung ke tempat vaksinasi. Namun, masyarakat disarankan mendaftar lebih dulu melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI).

    Masyarakat juga bisa memilih sendiri waktu dan tempat vaksinasi. Kemudian melakukan tes praskrining via daring.

    Vaksin untuk Indonesia


    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.

     


    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id