Pemprov DKI Diminta Mewaspadai Kerumunan Saat Lebaran

    Insi Nantika Jelita - 12 Mei 2020 08:55 WIB
    Pemprov DKI Diminta Mewaspadai Kerumunan Saat Lebaran
    Ilustrasi PSBB Jakarta. Medcom.id/Christian
    Jakarta: Pemprov DKI Jakarta diminta mewaspadai peningkatan kerumunan warga saat hari raya Idulfitri 1441 Hijriah. Apalagi, masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap kedua di Jakarta akan berakhir pada 22 Mei 2020.

    "Yang paling rawan justru pada saat itu, di hari lebaran itu. Makanya, PSBB oleh Pemprov itu perlu dievaluasi secara komprehensif," kata anggota DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono kepada Media Indonesia, Jakarta, Selasa, 12 Mei 2020.

    Politikus PDI Perjuangan itu masih melihat pelanggaran PSBB yang dibiarkan Pemprov DKI. Dia menyambut baik penerbitan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 41 Tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi Terhadap Pelanggaran PSBB Dalam Rangka Penanganan Covid-19 di Jakarta.

    Gembong menilai aturan itu bisa memberikan efek jera kepada pelanggar. "Jangan akibat ulah satu dua orang, menghancurkan kepatuhan sekian juta warga DKI. Harus ditegakan aturan PSBB itu," tegas Gembong.

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan Pergub DKI Jakarta Nomor 41 Tahun 2020. Peraturan berisi sanksi lebih tegas kepada pelanggar PSBB. Salah satunya, warga yang tak pakai masker dan berkerumun terancam denda maksimal Rp250.000.

    (Baca: Tak Pakai Masker Terancam Denda Rp250 Ribu)

    Pemprov DKI Diminta Mewaspadai Kerumunan Saat Lebaran



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id