Anies: Jumlah Warga Miskin DKI Terendah di Seluruh Provinsi

    Insi Nantika Jelita - 12 Mei 2020 21:24 WIB
    Anies: Jumlah Warga Miskin DKI Terendah di Seluruh Provinsi
    Ilustrasi warga miskin DKI/Media Indonesia.
    Jakarta: Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, membeberkan jumlah penduduk miskin di Provinsi DKI Jakarta pada 2019. Sebanyak 362,30 ribu orang atau 3,42 persen dari total penduduk DKI masuk kategori tak mampu.

    "Ini merupakan yang terendah di seluruh provinsi di Indonesia," kata Anies saat Rapat Paripurna DPRD Provinsi DKI terkait aporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur DKI Jakarta Tahun Anggaran 2019, Selasa, 12 Mei 2020.

    Jumlah penduduk miskin rata-rata secara nasional menyentuh persentase 9,22 persen. Data yang dibeberkan Anies berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan penurunan tingkat kemiskinan DKI sebesar 0,05 persen pada September 2019.

    Persentase penurunan itu dibandingkan dengan Maret 2019 dengan 3,47 persen kemiskinan. Angka tersebut adalah yang terendah dalam kurun waktu lima tahun terakhir.

    Hal itu sebanding dengan tingkat kualitas hidup Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di DKI pada 2019. IPM DKI merupakan yang tertinggi di Indonesia dengan persentase sebesar 80,76 persen, meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 80,47 persen.

    Baca: Pemerintah Verifikasi Data Warga Miskin 'Kagetan'

    Menurut Anies, persentase itu mengindikasikan pelayanan kesehatan, pendidikan, dan peningkatan pendapatan semakin membaik di Jakarta. Anies juga menjabarkan pelaksanaan program sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) selama setahun terakhir. 

    Misalnya program jaminan pemeliharaan kesehatan daerah. Berupa pembayaran premi BPJS Kesehatan bagi 5.625.237 peserta penerima bantuan iuran (PBI) daerah.

    Selain itu, program pendidikan anak usia dini (PAUD) dan pendidikan masyarakat. Berupa distribusi biaya operasional pendidikan (BOP) PAUD Negeri bagi 5.034 siswa dan pengadaan 21 jenis alat peraga edukatif (APE) PAUD kepada 1.752 lembaga. 

    Selanjutnya yakni program wajib belajar 12 tahun, berupa tersalurkannya bantuan operasional sekolah (BOS) ke SD hingga SMA atau SMK ke 1.311.871 siswa. Anies juga membeberkan capaian program pembinaan kewirausahaan dan pengembangan usaha kecil menengah (UKM).

    Capaiannya yakni rehabilitasi lokasi binaan di enam lokasi, penataan sarana dan prasarana pedagang kaki lima di 12 lokasi serta pembinaan kewirausahaan diberikan ke 40 ribu orang. Terakhir yakni program peningkatan keselamatan lalu lintas dan angkutan.

    Langkah yang sudah dilakukan yakni susuan dokumen rencana induk transportasi Jakarta dan terselenggaranya pendidikan dan pelatihan pengemudi angkutan umum untuk 2 ribu orang.



    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id