DKI Minta Karyawan Masuk Kantor Sesuai Pelat Ganjil Genap

    Insi Nantika Jelita - 01 Agustus 2020 01:39 WIB
    DKI Minta Karyawan Masuk Kantor Sesuai Pelat Ganjil Genap
    Sosialisasi perluasan sistem ganjil-genap. MI/Saskia Anindya Putri
    Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan aturan ganjil-genap mulai pekan depan, Senin, 3 Agustus 2020. Kepala Dinas Perhubungan Syafrin Liputo meminta perusahaan mengatur jam masuk karyawan sesuai pelat ganjil-genap.

    "Kami harapkan perkantoran bisa menyesuaikan. Ada stafnya yang kendaraan bernomor ganjil, otomatis mendapatkan kerja di kantor tanggal ganjil dan tanggal genap work from home (WFH)," terang Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo di Gedung Balai Kota Jakarta, Jumat, 31 Juli 2020.

    Imbauan tersebut untuk mengurangi kepadatan lalu lintas selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi di Ibu kota. Syafrin menyebut, evaluasi Dinas Perhubungan DKI Jakarta menunjukkan jalan di Ibu Kota mulai macet selama PSBB transisi.

    Baca: Alasan Sistem Ganjil Genap Kembali Diberlakukan

    Hal itu pula yang menjadi dasar kebijakan ganjil-genap kembali diterapkan. "Prinsipnya itu menjadi instrumen pengendalian pergerakan orang. Dari hasil analisa kami, ternyata bahwa volume lalu lintas itu di beberapa titik pemantauan volumenya sudah di atas normal," jelas Syafrin.

    Perkantoran diminta untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dan pembatasan kapasitas 50 persen karyawan yang masuk kerja. Adanya imbauan untuk mengatur karyawan masuk kerja dengan ganjil-genap sejalan dengan aturan yang selama ini berlaku.

    "Dalam Pergub DKI 51/2020 itu ada ketentuan 50 pesen pegawai masuk kantor, lalu WFH 50 pesen lagi," tandas Syafrin.



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id