Lahan di TPU Pondok Ranggon Semakin Kritis

    Kisar Rajaguguk - 26 September 2020 09:23 WIB
    Lahan di TPU Pondok Ranggon Semakin Kritis
    Ilustrasi. Petugas pemakaman menurunkan peti jenazah pasien covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Senin, 30 Maret 2020. Antara/Muhammad Adimaja
    Jakarta: Jenazah covid-19 yang dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon, Jakarta Timur, terus melonjak. Petugas gali tutup memakamkan 46 jenazah yang terdiri atas 32 laki-laki 14 perempuan pada Jumat, 25 September 2020 hingga Sabtu dini hari, 26 September 2020.

    "Ini pemakaman harian paling tertinggi sejak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menunjuk TPU Pondok Ranggon sebagai tempat khusus pemakaman jenazah covid-19 atau sejak Presiden Joko Widodo mengumumkan kasus pertama pada 2 Mei 2020," ungkap Kepala Satuan Pelaksana Taman Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon Marton Sinaga dihubungi Sabtu, 26 September 2020.

    Petugas gali tutup di TPU Pondok Ranggon juga baru memakamkan 41 jenazah covid-19 pada Kamis, 24 September 2020. Jenazah itu terdiri atas 31 laki-laki dan 10 perempuan.

    Dengan lonjakan ini, jenazah covid-19 yang dimakamkan di TPU Pondok Ranggon sudah mencapai 3.600 jenazah. Angka ini dihitung berdasarkan jumlah petak. Per petak makam berjumlah 300 jenazah dikalikan 12 petak sama dengan 3.600 jenazah.

    Khusus TPU Pondok Ranggon, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan lahan 10.000 M2 atau 1 hektare (ha) untuk pemakaman covid-19. Namun, lahan itu semakin berkurang seiring dengan meningkatnya jumlah jenazah covid-19 yang dimakamkan di TPU Pondok Ranggon.

    "Lahan covid-19 di TPU Pondok Ranggon saat ini kian kritis, ini fakta," ujar Marton.
     

    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id