comscore

Pemprov DKI Jakarta Gandeng Perusahaan Prancis Kembangkan MRT

Putri Anisa Yuliani - 25 Mei 2022 18:12 WIB
Pemprov DKI Jakarta Gandeng Perusahaan Prancis Kembangkan MRT
Ilustrasi. Foto: dok.MI
Jakarta: DKI Jakarta menggandeng perusahaan Prancis untuk mengembangkan MRT dalam kegiatan bertajuk Investing in Urban Regeneration Forum 2022. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan sesuai Perjanjian Paris, DKI Jakarta berkomitmen  mengurangi emisi 30 persen pada 2030.

"Kita semua menghadapi krisis iklim yang sama, perlu kerja kolaborasi dalam menyikapinya. Kita harus berpikir jauh ke depan, mendorong perubahan yang lestari dan berkelanjutan. Dalam hal ini, MRT Jakarta akan menjadi tulang punggung dari perubahan mobilitas di Jakarta,” ujar Anies dilansir Media Indonesia, Rabu, 25 Mei 2022.
Baca: MRT Jakarta: Pembangunan TOD Terus Berjalan!

Dalam acara tersebut, dilakukan dua penandatanganan nota kesepahaman dengan dua perusahaan industri perkeretaapian ternama milik Prancis. Pertama, bersama Alstom terkait kerja sama solusi sistem perkeretaapian yang mencakup skema pengadaan rolling stock, sinyal, infrastruktur, serta layanan MRT Jakarta. Kedua, bersama Thales terkait Solusi Teknologi Integrasi Sistem Pertiketan.

"Sebagai kota yang baru memulai MRT dibanding kota-kota metropolis dunia lainnya, di mana dari 240 kilometer jaringan MRT yang direncanakan, sekarang baru kita mulai dengan 16 kilometer, untuk itu kerja sama dibutuhkan. Kita ingin bertukar pengalaman dan gagasan dari kota-kota dunia yang sudah lebih dulu mengadopsi sistem mobilitas lestari, seperti Paris,” imbuh Anies.

Penandatanganan nota kesepahaman dengan dua perusahaan besar di bidang industri perkeretaapian Prancis merupakan upaya MRT Jakarta menghadirkan masa depan transportasi di Indonesia. Lebih jauh lagi, kata Anies, menghadirkan wajah baru Jakarta sebagai masa depan pusat ekonomi baru dan terbarukan di Indonesia.

“Dengan Alstom, kita akan melihat kerja sama untuk membangun sistem perkeretaapian perkotaan yang paling tepat untuk Jakarta, baik dari aspek kereta, persinyalan, infrastruktur, serta layanan MRT Jakarta. Sedangkan dengan Thales, kita akan menjajaki aspek teknologi dan solusi teknis terkait sistem tiket dan pembayarannya untuk pengembangan MRT Jakarta selanjutnya,” ujar Direktur Utama MRT Jakarta William Sabandar.

Adapun Alstom adalah perusahaan Prancis yang membuat TGV, kereta cepat pertama di Eropa. Sedangkan Thales merupakan perusahaan teknologi yang terlibat dalam modernisasi sistem persinyalan kereta bawah tanah London Underground dan kereta cepat Turki.

(DEV)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id