RAPBD DKI 2020 Dievaluasi Kemendagri

    Cindy - 13 Desember 2019 07:15 WIB
    RAPBD DKI 2020 Dievaluasi Kemendagri
    Kemendagri. Foto: MI/Rommy Pujianto
    Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mengirimkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) DKI Jakarta 2020 kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). RAPBD itu akan dievaluasi paling lama 15 hari.

    Direktur Bina Keuangan Daerah Kemendagri Syarifuddin mengatakan ketentuan 15 hari kerja terhitung sejak diserahkannya dokumen Rabu, 11 Desember 2019. Evaluasi bisa melewati ketentuan batas waktu yang ditetapkan yakni Selasa, 31 Desember 2019.

    "Yang penting, kalau kami saklek menggunakan 15 hari. Malah saya khawatir jangan-jangan masuk Januari (hingga Senin, 6 Januari 2020)," kata Syarifuddin dikutip dari Antara, Jakarta, Jumat, 13 Desember 2019.
       
    Syarifuddin menjelaskan APBD DKI Jakarta 2020 harus ditetapkan sebelum 31 Desember untuk menghindari sanksi tidak bisa membelanjakan anggarannya selama enam bulan. Ketentuan itu mengacu Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Pemda).  

    Pasal 312 UU Pemda menjelas bila APBD belum disahkan sebelum tahun anggaran baru, ada sanksi administratif. Para pejabat daerah tidak akan dibayarkan gajinya selama enam bulan.

    "Apabila sampai dengan sebelum dimulainya tahun anggaran, berarti 1 Januari 2020 belum juga disetujui bersama APBD, maka itu kepada kepala daerah atau DPRD itu dapat dikenai sanksi," terang Syarifuddin.

    Sebelumnya, Pemprov DKI bersama DPRD DKI Jakarta mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI 2020 sebesar Rp87,95 triliun. Angka berdasarkan pendapatan daerah sebesar Rp82,19 triliun, belanja daerah sebesar Rp79,61 triliun, serta surplus anggaran sebesar Rp2,58 triliun. 





    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id