Kolaborasi Grab dan Bajaj Dorong Disiplin Administrasi

    Nia Deviyana - 23 Mei 2019 16:52 WIB
    Kolaborasi Grab dan Bajaj Dorong Disiplin Administrasi
    Ilustrasi bajaj - Medcom.id/Nur Azizah.
    Jakarta: Kepala Bidang Angkutan Jalan Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Massdes Aroufy mengapresiasi kemitraan antara Grab dengan pengemudi bajaj. Masdess optimistis kemitraan dapat mendorong para pengemudi untuk tertib administrasi.

    "Karena kita bilang ke operator jangan mau menerima mitra yang surat-suratnya mati. Dengan kerja sama ini semoga bisa jadi trigger agar pengemudi bajaj tertib administrasi," ujar Massdes di Gedung Arsip Nasional, Rabu, 23 Mei 2019.

    Pada kesempatan yang sama, Head of Public Affairs Grab Indonesia Tri Sukma Anreianno, menilai ada beberapa kelebihan GrabBajaj bagi pengemudi dan pengguna. Antara lain mengakomodasi dua penumpang, mengakomodasi barang belanjaan, serta harga yang lebih pasti murah sehingga penumpang tidak perlu repot menawar. 

    "Jadi secara harga GrabBajaj ini ada di tengah-tengah, enggak semahal GrabCar, tapi juga nggak semurah GrabBike," tuturnya. 

    (Baca juga: Kemenhub Didesak Atur Promo Tarif Ojek Online)

    GrabBajaj, lanjut Tri, telah diuji coba selama enam bulan dan menunjukkan antusiasme yang positif dari masyarakat. "Kita lihat perbaikan apa yang harus dilakukan, apakah range tarifnya sudah sesuai, apakah maping-nya sudah sesuai, karena kan bajaj enggak boleh melintas di protokol ya," terang Tri.

    Kemitraan Grab dengan pengemudi Bajaj memiliki skema pendapatan 95:5, di mana 95 persen dari tarif untuk pengemudi, dan 5 persen dari tarif untuk Grab. Sebelumnya, Grab juga telah bekerja sama menggandeng moda transportasi dengan kearifan lokal seperti GrabBentor di Sumatera Utara dan Gorontalo. 

    "Di Thailand dan Kamboja kita juga meluncurkan GrabTuktuk, karena kearifan transportasi itu memang unik. Kita mau terangkat dan terakses teknologi," tutur dia.

    Saat ini pengguna dapat mengakses GrabBajaj dengan mengetuk ikon "GrabBike" pada layar utama aplikasi Grab. Layanan GrabBajaj hanya akan muncul jika ada bajaj yang bisa mengakomodir. Grabbajaj saat ini tersedia di lima titik utama yang tersebar di wilayah Jakarta Pusat, termasuk Stasiun Jakarta Kota, ITC Mangga Dua, Stasiun Mangga Besar, Stasiun Sawah Besar, dan Pasar Baru dengan tarif sebesar Rp3 ribu per kilometer.
     



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id