Menhub Ingin Area Operasi Otopet Listrik Dibatasi

    Damar Iradat - 14 November 2019 21:09 WIB
    Menhub Ingin Area Operasi Otopet Listrik Dibatasi
    Ilustrasi otopet listrik. ANT/Akbar Nugroho Gumay.
    Jakarta: Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan mengkaji pembatasan area operasi otopet listrik dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Langkah itu diambil usai kecelakaan yang dialami enam pengguna otopet listrik beberapa waktu lalu.

    "Kita akan diskusikan dulu dengan DKI. (Penggunaan otopet listrik) terbatas saja, di tempat hiburan atau di mana gitu," kata Budi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 14 November 2019.

    Kementerian Perhubungan telah bertemu dengan aplikator otopet listrik dan Pemprov DKI. Kemenhub merekomendasikan cara kerja otopet listrik dan pembuatan aturan untuk Pemprov DKI Jakarta.

    "Sementara imbauan dulu, bukan formal. Untuk menghindari kecelakaan nanti biar DKI yang membuat peraturannya," jelas Budi.

    Budi enggan bicara banyak terkait kecelakaan yang menewaskan dua pengguna otopet listrik itu. Ia tak ingin gegabah menyalahkan pihak yang terlibat dalam kecelakaan itu.

    "Kita enggak mau gegabah menyalahkan siapa-siapa, kita petakan dulu, tapi sebelum itu, kita meminta DKI yang membuat aturan," jelasnya.

    Grab Indonesia menutup selter GrabWheels di pusat pembelanjaan FX Sudirman, Jakarta Pusat. Seluruh unit ditarik. Pantauan Medcom.id selter GrabWheels berubah menjadi parkiran motor dan mobil khusus. Pihak FX Sudirman memberikan cone oranye di lokasi itu.

    Enam orang remaja pengguna GrabWheels, Wisnu, Ammar, Fajar, Bagus, Wulan, dan Wanda ditabrak pengendara mobil, DH, di sekitar Gelora Bung Karno, Senayan. DH mabuk saat menabrak korban.

    Wisnu dan Ammar meninggal dalam kecelakaan itu. DH ditetapkan sebagai tersangka. Dia dijerat Pasal 310 tentang lalu lintas dan angkutan jalan dengan ancaman hukuman enam tahun penjara.




    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id