Pemprov DKI Mengaku Sulit Bubarkan Massa Rizieq

    Cindy - 16 November 2020 20:07 WIB
    Pemprov DKI Mengaku Sulit Bubarkan Massa Rizieq
    Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Istimewa
    Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza (Ariza) Patria angkat bicara soal kerumunan massa di sekitar kediaman Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab pada Sabtu, 14 November 2020. Riza mengaku pihaknya kesulitan, karena jumlah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI terbatas.

    "Kami sudah koordinasikan saat itu dengan aparat lainnya. Kan kami tidak bisa berdiri sendiri," ucap Ariza saat dihubungi, Senin, 16 November 2020.

    Ariza menegaskan pihaknya telah berupaya maksimal dalam mengingatkan, mengimbau, bahkan menyurati Rizieq. Pimpinan FPI itu diminta tidak menggelar acara yang berpotensi menimbulan kerumunan dan melanggar protokol kesehatan.

    Ariza juga menyebut ribuan massa di acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut tak diundang. Mereka datang sendiri, sehingga Pemerintah Provinsi DKI kesulitan menertibkan mereka.

    Baca: Anies Baswedan Bakal Diperiksa Polisi Terkait Pernikahan Anak Rizieq Shihab

    Artinya, kata dia, tak ada pembiaran dari Pemprov DKI terkait hal tersebut. Pernyataan Ariza sekaligus menjawab kritik Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, yang menyebut pihaknya lalai.

    "Ketika ada pelanggaran juga sudah kami tindak, kami denda yang tertinggi Rp50 juta, kalau diulang lagi Rp100 juta," kata Politikus Partai Gerindra itu.

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id