Giliran PSI 'Kebanjiran' Karangan Bunga

    Medcom - 04 Desember 2020 10:00 WIB
    Giliran PSI 'Kebanjiran' Karangan Bunga
    Karangan bunga di DPP PSI. Foto: Dok
    Jakarta: Gedung DPP PSI kebanjiran karangan bunga usai mengkritisi kenaikan anggaran Rencana Kegiatan Tahunan (RKT) DPRD DKI Tahun 2021. Karangan bunga datang dari berbagai kalangan.
     
    Seperti dari koalisi emak-emak Jakarta yang bertuliskan ‘kalau mau naik gaji jangan pake uang gue!!!’. Ada juga karangan bunga dari kelompok yang menamakan diri Wajib Pajak Korban Covid berisi 'anggaran untuk rakyat. PSI tolong awasi!'. Dari Kelompok Milenial Ogah Apatis mengirikan pesan, 'Maju Terus PSI, Rakyat 100% Di Belakangmu'.
     
    Sebelumnya, PSI Jakarta mengkritisi RKT DPRD DKI yang naik. Ketua DPW PSI Jakarta Michael Victor Sianipar berharap mata anggaran itu dicoret. "Jangankan masyarakat umumnya, ASN juga mendapat pemotongan gaji hingga 50 persen," kata Michael.
     
    Menurut Michael kenaikan tersebut tidak pantas lantaran masyarakat Jakarta sedang diimpit masalah ekonomi akibat pandemi covid-19.
     
    Michael menyebut ada 190 ribu warga DKI Jakarta kena PHK dan 1,7 juta warga penghasilannya dipotong perusahaan. "Kenaikan tunjangan DPRD tidak pantas di tengah kesulitan ekonomi masyarakat," tegasnya.
     
    Fenomena kirim karangan bunga bukan kali ini saja, sebelumnya markas Kodam Jaya juga dipenuhi karangan bunga setelah TNI giat mencopot baliho dan spanduk pentolan FPI Rizieq Shihab.
     
    Bravo Pangdam Jaya. Terbaik untuk rakyat, terbaik untuk TNI’ tulis kelompok yang menamakan diri Benteng NKRI. ‘Terima kasih kepada TNI dan Polri yang telah bertindak tegas dengan mencabut baliho-baliho yang meresahkan masyarakat’ tulis alumni ITS.
     
    Ratusan karangan bunga juga pernah memenuhi Balai Kota DKI saat Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat saat kalah dalam pilkada dan bersiap meninggalkan kompleks Balai Kota DKI Jakarta.

    Karangan bunga tersebut sebagai bentuk ungkapan terima kasih, dukungan, dan doa warga kepada Ahok-Djarot. Fenomena itu bahkan masuk Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai rekor ‘Parade Papan Bunga terpanjang’.
    (FZN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id