Kasus Kebakaran di Jakpus Menurun saat PSBB

    Christian - 24 Mei 2020 06:21 WIB
    Kasus Kebakaran di Jakpus Menurun saat PSBB
    Ilustrasi/Medcom.id/Yurike.
    Jakarta: Jumlah kasus kebakaran di Jakarta Pusat menurun saat penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Penurunan kasus terjadi sejak PSBB tahap pertama pada Maret 2020.

    "Januari ada 18 kasus, Februari 21 kasus, Maret 12 kasus dan April hanya 7 kasus kebakaran," kata Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat, Asril Rizal saat dihubungi, Sabtu, 23 Mei 2020.

    Menurut dia, korsleting menjadi penyebab utama kebakaran. Sebanyak 14 kasus kebakaran disebabkan arus pendek.

    "Sisanya kebocoran pada tabung gas dua kasus kemudian pembakaran sampah tiga kasus," kata dia.

    Asril menyebut, kasus kebakaran terbanyak di Kecamatan Tanah Abang. Sebanyak lima titik kebakaran di wilayah tersebut, disusul Kecamatan Senen empat titik, Kecamatan Menteng tiga titik dan Kecamatan Sawah Besar dua titik.

    "Selama ini kita selalu memberikan sosialisasi kepada warga agar sigap menghadapi kebakaran. Sosialisasi kita sampaikan saat kegiatan penyemprotan disinfektan," kata dia.

    Baca: Survei: Mayoritas Masyarakat Setuju PSBB

    Warga diminta memperhatikan penggunaan alat elektronik. Jika tak digunakan, warga diminta mematikan alat elektronik dan memutus aliran listrik, untuk menghindari arus pendek.

    "Kalau kompor gas itu bagusnya jika pergi meninggalkan rumah langsung cabut selang dari tabungnya. Kami harap masyarakat jangan mengabaikan itu semua," kata dia.



    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id