Penambahan Kasus Covid-19 di Jakarta Dinilai karena Tes Masif

    Theofilus Ifan Sucipto - 13 Juli 2020 09:54 WIB
    Penambahan Kasus Covid-19 di Jakarta Dinilai karena Tes Masif
    Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino. Foto: Medcom/Cindy
    Jakarta: Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino, menilai adanya peningkatan kasus virus korona (covid-19) di Ibu Kota wajar. Sebab, jumlah tes diperbanyak.

    “Bukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi yang tidak efektif tapi tes covid-19 meningkat,” kata Wibi kepada Medcom.id, Senin, 13 Juli 2020.

    Menurut dia, banyaknya tes covid-19 berbanding lurus dengan penambahan kasus. Namun, Wibi meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tetap meningkatkan kewaspadaan. Dia menyebut protokol kesehatan harus disosialisasikan lebih masif.

    Anggota komisi A DPRD DKI itu mengatakan pengawasan di tempat keramaian juga harus ditingkatkan. Misalnya pasar, mal, dan stasiun kereta.

    “Jadi semua aparat pemerintahan harus kembali berpatroli terhadap kerumunan masyarakat,” tegas Wibi.

    Baca: Positivity Rate Covid-19 di Jakarta Tembus 10,5 Persen

    Wibi menjelaskan pengawasan juga perlu dilakukan saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) setiap minggu. Sebab, masyarakat cenderung mendatangi kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, meski HBKB telah disebar di 32 lokasi.

    “Apalagi organisasi kesehatan dunia (WHO) mengatakan ada kemungkinan penularan dari udara,” tutur dia.

    Jumlah kasus kumulatif pasien positif covid-19 di DKI Jakarta menjadi 14.361 orang per Minggu, 12 Juli 2020. Terjadi penambahan sebanyak 404 kasus positif dan merupakan jumlah terbanyak selama pandemi.

    Sebanyak 9.200 orang dinyatakan sembuh. Sedangkan sebanyak 702 orang meninggal akibat virus yang pertama kali muncul di Wuhan, Tiongkok tersebut.

    Pasien yang masih menjalani perawatan di rumah sakit sebanyak 554 orang, dan 3.905 orang melakukan isolasi mandiri di rumah. Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Jakarta mencapai 355 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 734 orang.

    (AZF)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id