Lahan Kampung Akuarium Belum Tentu Jadi Milik Warga

    Nur Azizah - 17 April 2018 06:00 WIB
    Lahan Kampung Akuarium Belum Tentu Jadi Milik Warga
    Warga bersantai di shelter yang dibangun Pemprov DKI Jakarta di Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (15/4/2018). Foto: MI/M Irfan
    Jakarta: Lahan di Kampung Akuarium, Jakarta Utara belum tentu menjadi hak milik warga. Bagaimanapun, lahan tersebut aset Pemprov DKI Jakarta.

    Kepala Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) DKI Jakarta, Achmad Firdaus mengatakan, pemindahan aset harus melalui persetujuan DPRD DKI Jakarta. Meski tidak bisa dimiliki, warga tetap bisa memanfaatkannya melalui perjanjian.

    "Aset Pemda mau dibangun ya monggo, itu kan tergantung kebijakan Pemprov," kata Achmad di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin, 16 April 2018.

    Bentuk pemanfaatan aset bisa berupa pinjam pakai, sewa, build-operate-transfer (BOT) hingga melalui penugasan berupa diskresi gubernur. Saat ini, di lahan tersebut telah dibangun sekitar 128 shelter atau tempat tinggal sementara untuk warga.

    "Diskresi gubernur untuk menentukan pemanfaatan. Dan saat mau dibangun rumah susun, perlu ada perjanjian antara warga dengan Pemprov sebagai pemilik aset," tutur Achmad.

    Baca: Menanti Kampung Susun di Akuarium

    Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah, aset berupa tanah yang hendak dipindahtangankan harus melalui persetujuan DPRD lebih dulu. Begitu juga jika dibangun rumah susun, warga hanya akan mendapat sertifikat hak guna bangunan (SHGB).

    Achmad tidak khawatir bila pemanfaatan aset Pemprov DKI itu menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Bila pencatatannya rapi, semua tak akan bermasalah.

    "Yang penting kalau BPK itu kan semua teradministrasi, ada tertulisnya, shelter ada batas waktunya. Aset tetap kita amankan. Kecuali kalau enggak ada hitam di atas putih. Itu baru jadi temuan," pungkasnya.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id