Pelaku Tabrak Lari di Jaksel Terancam 10 Tahun Penjara

    Siti Yona Hukmana - 19 April 2019 07:06 WIB
    Pelaku Tabrak Lari di Jaksel Terancam 10 Tahun Penjara
    Mobil Toyota Camry dengan nomor polisi B 1185 TOD yang dikendarai DS, 38, terlihat ringsek usai menabrak satu mobil dan empat motor di Jakarta Selatan. Foto: Istimewa.
    Jakarta: DS, 38 pengemudi Toyota Camry dengan nomor polisi B 1185 TOD pelaku tabrakan beruntun di kawasan Jakarta Selatan telah ditetapkan sebagai tersangka. DS terancam pidana penjara maksimal 10 tahun.

    "Kita kenakan Pasal 312 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman 10 tahun, karena telah menyebabkan korban luka berat," kata Kasubdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kompol Muhammad Nasir saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, 18 April 2019. 

    Baca: Kronologi Tabrak Lari di Jakarta Selatan

    DS sedang menjalani pemeriksaan intensif di Polda Metro Jaya. Polisi ingin mencari tahu motif dan penyebab kecelakaan beruntun di lima lokasi berbeda itu.

    Rangkaian kecelakaan itu bermula saat mobil yang dikendarai DS menabrak mobil sedan mewah dengan nomor polisi B 811 QQ. Insiden ini terjadi di Jalan Rasuna Said arah Buncit sebelum underpass traffic light (TL) Kuningan, Jakarta Selatan pukul 19.00 WIB. 

    Pengemudi mobil mewah itu bernama Marno, warga Setu Babakan, Srengseng Sawah, Jagakarsa. Beruntung, Marno tak mengalami luka serius akibat tabrakan itu.

    Usai menabrak Marno, DS melanjutkan perjalanan ke arah Tebet, Jakarta Selatan. Mobil yang dikendarainya menabrak kendaraan roda dua dengan nomor polisi B 3869 UHJ di Jalan Minangkabau arah Manggarai-Tebet, Jakarta Selatan, sekitar pukul 19.16 WIB. Pengemudi kendaraan roda dua itu bernama Sandi Sutami, 27.

    "Sandi mengalami luka ringan. Di kedua lutut kaki luka memar, telapak tangan luka dan pinggang memar," beber Nasir. 

    DS tak berhenti di situ. Ia menggeber mobil sedannya dan kembali menabrak pengendara motor dengan nomor polisi B 4787 TVY di lokasi yang sama. Kecelakaan itu terjadi pukul 19.30 WIB.

    Motor dengan nomor polisi B 4787 TVY itu dikemudikan Iwan. Iwan yang sedang membonceng Hani, mengalami luka ringan seperti lecet pada bagian siku kanan dan kaki, serta memar pada bagian bibir. 

    "Sementara Hani, bahu kanan luka memar, kaki kanan luka memar dan kepala kena benturan aspal," jelas Nasir.

    Baca: Mobil Tabrak Beberapa Motor di Tebet

    Selanjutnya, di tempat kejadian perkara (TKP) empat yakni di Jalan Saharjo depan Akabri, Menteng, Wadas, Setiabudi, Jakarta Selatan pukul 20.00 WIB, DS kembali menabrak pengguna jalan lainnya. Yakni, sepeda motor dengan nomor polisi B 3151 KEZ. 

    "Pengemudi Erlan Syamsur Diantan (pengemudi grab) yang tengah membonceng Fitriah. Fitriah mengalami pergelangan tangan kanan patah, paha kanan luka robek dan telapak kaki kanan lecet. Kini Fitriah berada di RS Budi Jaya," imbuh Nasir.

    Kemudian, DS menabrak sepeda motor Suzuki Addres dengan nomor polisi B 4776 SBR di Jalan Masjid Arahman arah ke Jalan Minangkabau pukul 20.00 WIB. Motor itu dikemudikan oleh Salsabila Hanifa, 16. Ia tengau membonceng Fani, 16.

    "Salsa mengalami pinggul kanan sampe ke kaki luka terseret, siku kanan luka terbuka, lutut kanan luka, telapak jari kiri luka. Sementara Fani mengalami luka di pinggul belakang," pungkasnya. 



    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id