Penggunaan Wadah Ramah Lingkungan Saat Iduladha Diapresiasi

    Theofilus Ifan Sucipto - 12 Agustus 2019 10:11 WIB
    Penggunaan Wadah Ramah Lingkungan Saat Iduladha Diapresiasi
    Panitia kurban Masjid Nursiah Daud Paloh Media Group membungkus paket kurban menggunakan bongsang. Medcom.id/Cindy.
    Jakarta: Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta mengapresiasi antusiasme warga Jakarta yang menggunakan wadah ramah lingkungan saat pembagian daging kurban. Hal ini sesuai dengan imbauan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

    “Kami apresiasi semangat warga Jakarta, ternyata imbauan gubernur disambut sangat antusias. Bahkan ada komunitas yang secara khusus menggalang gerakan untuk menyumbang besek bambu ke masjid-masjid,” kata Kepala Dinas LH DKI Jakarta Andono Warih di Jakarta, Minggu, 11 Agustus 2019.

    Andono mengatakan sejumlah masjid, yayasan, dan lembaga, yang menyelenggarakan kurban menggunakan wadah ramah lingkungan. Masyarakat juga terdorong membawa besek bambu, bongsang, daun pisang, dan wadah pakai ulang.

    “Atau panitia mensyaratkan penerima daging kurban untuk membawa wadah masing-masing,” ujar Andono.

    Dinas LH DKI juga mengadakan eco qurban challenge buat panitia kurban seluruh DKI Jakarta. Panitia kurban diminta mengunggah foto saat mempersiapkan dan mendistribusikan daging kurban menggunakan wadah ramah lingkungan melalui media sosial Instagram.

    Baca: Ratusan Hewan Kurban di Jakarta Tidak Layak

    Pemenang terpilih, kata Andono, akan diberi hadiah berupa satu ekor kambing kurban dan akan langsung diantar ke lokasi pada Senin, 12 Agustus 2019. Kambing tersebut dapat menjadi kurban tambahan.

    Andoro berharap gerakan ini bisa berlanjut dalam pelaksanaan kurban tahun berikutnya. Selain ramah lingkungan, penggunaan berbagai wadah alternatif seperti besek bambu dapat menggerakkan ekonomi rakyat kecil yang menjadi pengrajin di daerah.

    “Kami berharap tahun depan menjadi lebih masif lagi penggunaan wadah ramah ini. Kita mulai tradisi baru, peradaban yang ramah lingkungan,” tutur Andono.

    Tunas Muda Care, salah satu yayasan yang mengikuti lomba itu mengapresiasi penggunaan wadah ramah lingkungan. 

    “Selain bernilai ibadah dan peduli sesama, Eco Qurban mengajak kami peduli lingkungan dengan mengurangi penggunaan plastik yang sulit terurai secara alami. Kurban menjadi lebih berkah dan lingkungan terjaga," kata Direktur Tunas Muda Care Hendra.

    Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan Seruan Gubernur DKI Jakarta Nomor 4 Tahun 2019 tentang Pemotongan Hewan Kurban Dalam Rangka Hari Raya Idul Adha 1440 H/2019 pada Kamis, 25 Juli 2019. Dalam seruan itu, warga Jakarta diimbau tidak menggunakan kantong plastik hitam atau kantong plastik sekali pakai sebagai wadah daging kurban melainkan menggunakan alternatif pembungkus daging ramah lingkungan.




    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id