Demokrat Hati-hati Soal Interpelasi Anies

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 20 Juni 2019 15:26 WIB
    Demokrat Hati-hati Soal Interpelasi Anies
    Progres pembangunan proyek reklamasi Teluk Jakarta terpantau dari udara. Foto: MI/Susanto.
    Jakarta: Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Santoso berhati-hati soal usulan interpelasi terhadap Gubernur Anies Baswedan. Pihaknya masih menelaah terbitnya izin mendirikan bangunan (IMB) di pulau reklamasi. 

    "Kita belum bisa terburu-buru menyatakan kalau itu salah atau benar sebelum kita melihat produk dari pergub (peraturan gubernur) itu," kata Santoso saat dihubungi, Kamis, 20 Juni 2019.

    Menurut dia, Partai Demokrat akan mengambil tindakan sesuai undang-undang bila memang ada pelanggaran dalam penerbitan IMB. Namun, saat ini pihaknya masih menelaah isu yang tengah hangat di Balai Kota ini. 

    Dia menilai interpelasi tak bisa sembarangan dilakukan bila nantinya keputusan Anies benar. Pasalnya, hal itu sama saja mubazir. "Buat apa buang-tenaga sementara masih banyak pekerjaan lain yang masih bisa diselesaikan," ujar dia.

    Baca: Pembahasan Raperda Reklamasi Diminta Transparan

    Wacana interpelasi pertama kali disampaikan Fraksi Partai NasDem dan Partai Hanura di DPRD DKI. Kedua partai merasa perlu mendengar penjelasan Anies terkait penerbitan IMB Pulau Maju serta ditahannya dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara (RTRKS Pantura) Jakarta dan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K).

    Wacana tersebut juga disetujui Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Partai Gerindra M Taufik. Menurut dia, hal ini agar diperoleh kepastian hukum terkait penerbitan IMB di pulau reklamasi.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id