Pengerukan Sungai untuk Perluasan Ancol Dinilai Tak Masuk Akal

    Sri Yanti Nainggolan - 07 Juli 2020 18:16 WIB
    Pengerukan Sungai untuk Perluasan Ancol Dinilai Tak Masuk Akal
    Ilustrasi Ancol. Medcom.id
    Jakarta: Pengerukan sungai disebut tak bisa memenuhi perluasan lahan reklamasi Ancol. Bahkan hasil kerukan sungai diyakini tidak bisa menjadi daratan seluas 135 hektare.

    "Secara akal sehat (common sense) tidak mungkin kerukan sungai-sungai tersebut mampu menjadi daratan seluas 135 hektare tersebut," kata anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak saat dikonfirmasi, Selasa, 7 Juli 2020.

    Dia juga menyinggung penyerahan lima persen lahan reklamasi Ancol Barat ke Pemprov DKI oleh PT Pembangunan Jaya Ancol (PJA). Menurut dia, hal itu adalah keputusan sepihak Pemprov DKI Jakarta tanpa konsultasi ke DPRD DKI.

    "SK ini menjadi preseden buruk dalam tata pamong dan sarat kepentingan. Tidak ada hal yang mendesak untuk kemudian menyebut diskresi," kata dia.

    Baca: PAN Dukung Perluasan Ancol untuk Bangun Museum Nabi

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberi izin pelaksanaan perluasan kawasan rekreasi Dunia Fantasi (Dufan) seluas kurang lebih 35 hektare dan kawasan rekreasi Taman Impian Ancol Timur seluas kurang lebih 120 hektare. Izin tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 237 Tahun 2020, ditandatangani Anies pada 24 Februari 2020.

    "Daratan seluas lebih kurang 20 hektare yang sudah terbentuk berdasarkan perjanjian kerja sama antara Pemprov DKI dengan PT Pembangunan Jaya Ancol (PJA) pada 13 April 2009 merupakan bagian dari rencana perluasan kawasan Ancol Timur seluas lebih kurang 120 hektare," tulis Anies dikutip dari Kepgub nomor 237 tahun 2020, Jumat, 26 Juni 2020.



    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id