Pemprov DKI Siapkan 550 Bengkel Uji Emisi

    Kautsar Widya Prabowo - 21 Oktober 2020 09:38 WIB
    Pemprov DKI Siapkan 550 Bengkel Uji Emisi
    (Ilustrasi) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berupaya meningkatkan kualitas udara dengan menambah jumlah bengkel yang mengawas emisi gas kendaraan. Medcom.id/Nur Azizah
    Jakarta: Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta tengah mempersiapkan 550 Bengkel Penyelenggara Uji Emisi (BPUE) berkompeten untuk mengecek gas buangan kendaraan. Sebab, baru ada 155 BPUE untuk memeriksa jutaan kendaraan di kawasan Jakarta.

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Andono Warih mengatakan 300 teknisi diberikan pelatihan dan pembinaan untuk mencapai target penambahan BPUE. Teknisi yang dibekali berasal dari 87 bengkel resmi Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) dan bengkel non-ATPM.

    "Pelatihan bertujuan menambah jumlah teknisi yang mampu melakukan uji emisi," ujar Andono dalam keterangan tertulis, Selasa, 20 Oktober 2020.

    Kepala Bidang Pengendalian Dampak Lingkungan DLH DKI Jakarta, Yusiono A Supalal, menyebut ratusan teknisi ini dibekali materi Standar Operasional Prosedur Uji Emisi. Pasalnya, setiap bengkel memiliki alat uji dan standar emisi yang berbeda-beda.

    "Kami informasikan sebenarnya prosedur yang diakui itu seperti apa. Karena ini ada aturan dan standarnya," tuturnya.

    Baca: Anies Sudah Serius Bersihkan Udara Jakarta Sejak Tahun Lalu

    Selain itu, pelatihan yang digelar sepanjang Oktober ini membekali teknisi seputar kebijakan dan regulasi yang perlu diketahui. Salah satunya, Peraturan Gubernur Nomor 66 tahun 2020 tentang Uji Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor.

    Para teknisi juga dilatih menggunakan sistem informasi uji emisi atau E-Uji Emisi. Peserta akan mendapatkan sertifikat dan ID pengguna beserta password E-Uji Emisi di akhir pelatihan agar dapat mengakses pusat data yang dimiliki DKI Jakarta.

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap program ini membuat seluruh bengkel, milik ATPM atau bukan, memiliki kesamaan pandangan dalam memperbaiki kualitas udara Jakarta. Sebab, di Jakarta meningkat dalam beberapa dekade ke belakang. Tingkat polusi udara di Jakarta bahkan pernah sampai di level membahayakan kesehatan.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id