Revitalisasi TIM Tahap I Selesai Desember 2020

    Ilham Pratama Putra - 27 November 2019 02:12 WIB
    Revitalisasi TIM Tahap I Selesai Desember 2020
    Maket revitalisasi TIM. Foto: Istimewa.
    Jakarta: Revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) sudah masuk tahap satu yakni land clearing atau pembersihan lahan. Jakarta Propertindo (Jakpro) akan merampungkan tahap satu pada Desember 2020.

    "Ditahap satu itu nanti untuk pembangunan Wisma TIM, kawasan parkir, dibangun perpustakaan, galery, kemudian ada ruang untuk diskusi dan berkesperesi. Termasuk juga masjid Amir Hamzah," kata Corporate Secretary Jakpro, Hani Sumarno di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa 26 November 2019.

    Sementara tahap kedua akan dimulai pada Januari 2020. Tahap kedua ini akan berlangsung hingga Juni 2021.

    "Untuk tahap kedua mencakup planetarium, graha bakti budaya dan wisma seni budaya," jelas dia.

    Pihaknya yakin rencana revitalisasi akan rampung seluruhnya tepat waktu. Agar program seni yang ada di TIM bisa segera dijalankan.

    "Kalau di Jakpro memang hanya untuk infrastruktur dan bisnisnya saja. Pengelolaan itu dari Pemprov DKI, selain kita juga menggandeng Dinas Pariwisata dan Budaya. Baru untuk program seni akan berkoordinasi dengan Dewan Kesenian Jakarta sebagai kurator," jelas dia.

    Secara keseluruhan garapan revitalisasi ini mencapai 16.985 meter persegi dari keseluruhan luas kawasan TIM yaitu 72.551 meter persegi. Atau dalam persentase hanya 23,15 persen dari keseluruhan wilayah TIM.

    Rinciannya, perpustakaan dan wisma TIM sebesar 3.000 meter persegi atau empat persen dari luas kawasan, Graha Bakti Budaya Budaya sebesar 2000 meter persegi atau 2,75 persen dari luas kawasan, Masjid Amir Hamzah sebesar 960 meter persegi atau 1,3 persen dari luas kawasan.

    Selanjutnya, Wisma Seni Budaya sebesar 1.165 meter persegi atau 1,6 persen dari luas kawasan, Planetarium dan kawasan melekat lainnya sebesar 6560 meter persegi atau sembilan persen dari luas kawasan, dan Gedung Parkir sebesar 3300 meter persegi atau 4,5 persen dari luas kawasan.

    Jakpro berdiri sendiri untuk pengerjaan proyek. Tidak ada pihak swasta yang dilibatkan dalam pengerjaan revitalisasi ini.

    Proses revitalisasi TIM memakan biaya hingga Rp1,8 triliun. Revitalisasi tersebut akan menggunakan penyertaan modal daerah (PMD) Jakpro yang telah masuk dalam APBD DKI Jakarta. 



    (EKO)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id