1,9 Juta Warga Jakarta Belum Divaksinasi Covid-19

    Selamat Saragih - 12 Oktober 2021 19:56 WIB
    1,9 Juta Warga Jakarta Belum Divaksinasi Covid-19
    ilustrasi/medcom.id



    Jakarta: Sebanyak 1.916.655 warga DKI Jakarta belum divaksinasi covid-19 dosis 1. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Dwi Oktavia, mengatakan pihaknya sudah melakukan vaksinasi kepada 10.643.267 orang atau 119 persen dari target 8,9 juta warga.

    Sebanyak 7.024.556 di antaranya merupakan warga KTP DKI Jakarta. Hal ini menandakan masih ada 1,9 juta warga Jakarta belum divaksinasi covid-19.

     



    “Untuk vaksinasi program, total dosis 1 saat ini ada 66 persen warga KTP DKI dan 34 persen warga KTP non-DKI,” ujar Dwi dilansir dari Media Indonesia, Jakarta, Selasa, 12 Oktober 2021.

    Sementara itu, untuk vaksinasi dosis 2 sudah mencapai 7.975.257 orang atau 89,2 persen. Rinciannya, 5.423.174 orang atau 68 persen warga KTP DKI dan 2.552.083 atau 32 persen warga KTP non-DKI.

    “Meski vaksinasi covid-19 juga digalakkan pada sejumlah kelompok prioritas, masih dibutuhkan peran serta masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes). Mengingat, vaksinasi covid-19 saat ini hanya mengurangi dampak keterpaparan, masih terdapat kemungkinan tertular dan menularkan virus covid-19 jika longgar terhadap prokes dalam keseharian,” kata Dwi.

    Pemprov DKI Jakarta menyarankan warga langsung ke tempat vaksinasi. Namun, untuk mempercepat prosesnya, warga disarankan mendaftar online melalui aplikasi JAKI atau situs corona.jakarta.go.id/vaksinasi.

    Warga dapat memilih waktu dan tempat vaksinasi sendiri. Warga juga bisa melakukan pre-screening tes online

    Vaksin untuk Indonesia


    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (NUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id