Jadi Target Razia, Migo Justru Diminati

    Siti Yona Hukmana - 15 Februari 2019 13:47 WIB
    Jadi Target Razia, Migo Justru Diminati
    Penyewaan sepeda listrik Migo. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana



    Jakarta: Migo e-Bike, bisnis penyewaan sepeda listrik, menjadi buah bibir lantaran hendak menjadi target razia polisi. Namun, di balik kontroversinya, penyewaan sepeda Migo cukup mudah.

    Bisnis sepeda listrik berwarna kuning ini resmi beroperasi di Jakarta sejak Oktober 2018. Untuk bisa menggunakan Migo, masyarakat cukup menyewa dengan mengikuti sejumlah prosedur.






    "Pertama, harus download aplikasi Migo. Kemudian, masukin nomor telepon, terus masukin kode verifikasi," kata pengelola Migo, Rendy Ardian, kepada Medcom.id di Jalan Haji Tompel, Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat, 15 Februari 2019.

    Setelah itu, kata Rendy, penyewa melakukan registrasi. Calon pengguna akan diminta mengisi data diri, mengunggah foto kartu tanda penduduk (KTP), hingga berswafoto dengan memegang KTP-nya.

    Rendy menekankan pengisian data pada aplikasi harus jelas. Pasalnya, bila tidak, data pengguna akan ditolak sistem. "Kadang banyak juga yang ditolak. Karena KTP buram, foto enggak jelas," ujar dia.

    Sementara itu, syarat lain yang harus dipenuhi penyewa adalah wajib berusia 17 tahun. "Kalau usia di bawah itu tidak kita setujui," kata dia. 

    Dia menjelaskan jika semua prosedur sudah dilakukan dan syarat terpenuhi, calon pengguna akan mendapatkan notifikasi. Pengguna lalu dapat memilih pengambilan Migo di stasiun terdekat. 

    Saat ini, jelas dia, sudah ada kurang lebih 200 stasiun Migo di Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat. Nantinya, pengguna tinggal memindai pelat Migo dan sepeda otomatis menyala. "Langsung bisa digunakan."

    Baca: Penghasilan Mitra Migo Capai Rp3 Juta per Bulan

    Migo e-bike ini dapat disewa oleh pengguna dengan mengeluarkan uang Rp3 ribu per 30 menit. Menurut Rendy, ada beragam alasan penyewa dalam menikmati layanannya.

    "Ada yang nyoba mutar-mutar daerah Petukangan, ada yang untuk berangkat kerja, lalu ada juga untuk mengunjungi keluarga," kata dia.

    Migo pun, jelas dia, paling banyak disewa pada Sabtu-Minggu. "Untuk berkeliling menikmati liburan, dan juga ke car free day di Bundaran HI," kata dia. 

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id