Pemprov DKI Sudah Sidak 40 Gedung Tinggi

    M Sholahadhin Azhar - 16 Maret 2018 11:36 WIB
    Pemprov DKI Sudah Sidak 40 Gedung Tinggi
    Gubernur DKI Jakarta Sidak ke sejumlah gedung tinggi - Medcom.id/
    Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah menyidak 40 gedung tinggi terkait pemanfaatan air dan pengelolaan limbah. Sidang dilakukan Tim Pengawasan Terpadu Penyediaan Sumur Resapan dan Instalasi Pengolahan Air Limbah sejak Senin, 12 Maret 2018. 

    Diketahui pada hari pertama, sidak yang diinisiasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu, menyambangi Hotel Sari Pan Pacific. Inspeksi juga dibarengi oleh tim di lokasi lain di sekitar Thamrin, yakni: di Kementerian ESDM, Indo Surya Center, Bank Bangkok, Bank Mandiri, Jakarta Theater, Sarinah, Sinar Mas Land Plaza, Kosgoro dan Pertamina Lubricant.
    Pada Selasa, 13 Maret 2018, tim mulai memperluas inspeksi dengan merambah Sudirman-Thamrin. Gedung yang didatangi adalah Plaza Permata, Hotel Pullman, Hotel Mandarin Oriental, The City Tower, Landmark, Indocement, Wisma Bumi Putera, Sudirman Plaza, Prudential Tower dan Chase Plaza.

    Berlanjut di Rabu, 14 Maret 2018, tim fokus menyidak gedung tinggi di kawasan Sudirman. Gedung-gedung itu yakni International Financial Center, Sona Topas, Mayapada Tower 1, Mayapada Tower 2, WTC1&2, Sampoerna Strategic, Plaza Sentral, IAI Tower dan Kampus Atmajaya.

    Sementara pada Kamis, 15 Maret 2018, tim kembali menyasar gedung-gedung tinggi di Sudirman seperti Plaza Semanggi, BEI, Plaza Bapindo dan Mandiri. Selain itu, tim juga menginspeksi kantor Dirjen Pajak, Sequis Center, Graha CIMB, Plaza Asia, Menara Sudirman dan Summitmas 1 dan 2.

    (Baca juga: Sandi Godok Perda Larangan Penyedotan Air Tanah)

    Berdasarkan laporan sementara hasil sidak, masalah yang paling sering muncul yakni soal Izin Pengelolaan Air Limbah (IPAL). Plaza Permata misalnya, gedung tinggi yang diinspeksi pada Selasa lalu memiliki masalah di IPAL.  

    "Tidak punya izin IPAL dan IPAL tidak dilengkapi dengan flowmeter dan tempat pengambilan sampel," kata Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Ali Maulana Hakim beberapa waktu lalu. 

    Gedung pencakar langit di Thamrin itu memiliki instalasi pengolahan air limbah berkapasitas 120 m3/hari dengan sistem extended aeration. Adapun kelengkapan pre-treatment dari restaurant dengan perangkap lemak atau grease trap.

    Terkait air tanah, pengelola gedung menyediakan air bersih dari PDAM, untuk memenuhi kebutuhan air bersih 47 m3/hari. Sumur tanah hanya digunakan sebagai cadangan saja. 

    Gedung lainnya yakni Kawasan Wisma Nusantara: Hotel Pullman dan Kantor Pullman. Titik ini memiliki masalah serupa seperti Plaza Permata, yakni terkait IPAL.

    (Baca juga: Rata-rata Gedung Tinggi Bermasalah pada Air Limbah)

    "Izin Pembuangan Air Limbah No. 82/IPAL/2011 tanggal 12 Agustus 2011 telah habis masa berlakunya," kata Ali mengutip laporan.

    Di samping masalah-masalah tersebut, mayoritas gedung-gedung yang disidak telah melakukan penyediaan air bersih dengan baik. Hasil inspeksi menunjukkan adanya sumur bor, namun hanya dipergunakan saat keadaan darurat.

    Contohnya seperti yang dilakukan pengelola Gedung Sampoerna Strategic Square. Bangunan pencakar langit dengan kebutuhan air bersih rata-rata 13.237 m3/bulan atau 941 m3/hari ini berlangganan air PDAM.

    "Penyediaan Air Bersih dari PDAM dan dari Sumur Bor sebanyak dua titik, digunakan sebagai cadangan apabila PDAM mengalami gangguan dalam pemasokan air bersih," beber Ali.

    Hari ini, Anies kembali menyidak gedung tinggi. Dia inspeksi ke Intiland Tower ditemani sejumlah pemangku kepentingan. 

    (Baca juga: Gedung Tinggi Sedot Separuh Distribusi Air PAM)
     



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id