Pengunjung Ragunan Dilarang Berkerumun

    Kautsar Widya Prabowo - 21 Juni 2020 15:59 WIB
    Pengunjung Ragunan Dilarang Berkerumun
    Kondisi di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, yang dibuka kembali di tengah pandemi virus korona. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo
    Jakarta: Pengelola Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan, menerapkan sejumlah protokol kesehatan penanganan virus korona (covid-19) kepada pengunjung. Salah satunya pengunjung dilarang berkumpul untuk mencegah penularan virus.

    "Sudah dipasang baliho di dalam agar masyarakat tidak berkerumun di atas lima orang," ujar Kepala Satuan Pelaksana Taman Margasatwa Raguna, Ketut Widarsana, Kepada Medcom.id, di Kebun Binatang Ragunan, Minggu, 21 Juni 2020

    Selain itu, sejak awal pembukaan Sabtu, 20 Juni 2020, batas maksimal pengunjung 1.000 orang per hari sudah diterapkan. Kebijakan ini diyakini memudahkan petugas memantau pergerakan pengunjung dalam menerapkan jaga jarak. 

    "Kalau pengunjung dalam jumlah banyak sulit untuk menerapkan social distancing," tutur dia.

    Kursi-kursi juga diberikan jarak kurang lebih satu meter. Pengunjung tidak diperkenankan duduk bersebelahan. Sesekali melalui pengeras suara, pengelola memperingatkan pengunjung agar tidak berkerumun serta menaati protokol kesehatan tetap menggunakan masker. 

    Selain itu, protokol kesehatan diterapkan di area kantian. Pengelola memberlakukan sistem ganjil genap untuk pedagang yang diperbolehkan menjajakan makanan dan minuman ke pengunjung. 

    "Yang satu buka yang dua lainnya tutup. Kita atur juga agar mereka melonggarkan tempat duduk. Mereka (pedagang) wajib bermasker," jelas dia. 

    Baca: 54 Orang Ditolak Masuk Ragunan pada Hari Pertama Pembukaan

    Taman Margasatwa Ragunan dibuka kembali, Sabtu, 20 Juni 2020. Jam operasional kunjungan di tempat wisata itu dipersingkat mulai pukul 08.00 hingga 13.00 WIB. Protokol kesehatan diterapkan ketat sebelum pengunjung memasuki area TMR.

    Petugas dengan alat pelindung diri (APD) akan memeriksa tiket online dan kartu tanda penduduk (KTP) di loket pemeriksaan tiket. TMR menyediakan hardcopy formulir tiket sebagai pengganti tiket online. Beberapa pengunjung terlihat mengisi formulir tersebut dengan menunjukkan KTP DKI Jakarta.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id