Pasien OTG di DKI Masih Diizinkan Isolasi Mandiri di Rumah

    Sri Yanti Nainggolan - 25 September 2020 21:10 WIB
    Pasien OTG di DKI Masih Diizinkan Isolasi Mandiri di Rumah
    Petugas merapikan salah satu kamar indekos yang dijadikan ruang isolasi covid-19 di Kuningan Barat, Jakarta Selatan, Jumat, 28 Agustus 2020. Foto: Antara/Nova Wahyudi
    Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih memperbolehkan pasien covid-19 tanpa gejala untuk isolasi mandiri di rumah. Namun, pasien harus berkoordinasi dengan pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) setempat. 

    "Tim puskesmas akan mengasesmen apakah rumah memang memadai dengan pengawasan dari gugus RW setempat dan puskesmas sesuai dengan domisili warga," terang Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti di Jakarta, Jumat, 25 September 2020. 

    Menurut dia, ada sejumlah syarat bagi pasien untuk isolasi mandiri. Rumah harus memiliki ventilasi memadai dan pencahayaan yang cukup, alat mandi dan alat makan terpisah dengan anggota keluarga lain, serta pasien tetap memakai masker. 

    Tim puskesmas akan mendampingi dan memberikan konsultasi bagi pasien yang mengisolasi diri di rumah secara berkala. Selain itu, gugus tugas di RW diminta memberi dukungan agar isolasi mandiri bisa sukses. 

    Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, sedianya mengatakan semua pasien positif covid-19 akan dirawat secara intensif di tempat yang telah ditetapkan. Hal ini termasuk untuk pasien dengan kategori orang tanpa gejala (OTG). 

    Baca: Pasien Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.289 Kasus

    "Isolasi mandiri di rumah tinggal harus dihindari," ujar Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Minggu, 13 September 2020. 

    Anies menyebut isolasi mandiri bagi pasien OTG tidak berjalan efektif. Hal tersebut justru memunculkan klaster covid-19 di keluarga.

    (OGI)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id