Pemprov DKI Perpanjang Masa Belajar dari Rumah

    Antara - 24 Maret 2020 21:03 WIB
    Pemprov DKI Perpanjang Masa Belajar dari Rumah
    Ilustrasi-Pexels
    Jakarta: Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta memperpanjang masa belajar dari rumah untuk pelajar di wilayah Ibu Kota hingga 5 April 2020. Keputusan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 32/SE/2020 tentang Pembelajaran di Rumah untuk menekan penyebaran pandemi covid-19.

    "Sebelumnya, kegiatan belajar di rumah diberlakukan selama dua pekan, sejak 16 Maret sampai 29 Maret 2020, kami perpanjang sampai 5 April," kata Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Nahdiana seperti dilansir Antara, Selasa, 24 Maret 2020. 

    Dinas Pendidikan DKI juga tengah menyusun petunjuk teknis kriteria kelulusan dan kenaikan kelas sebagai pengganti ujian nasional (UN). Kriteria itu berupa tes tanpa tatap muka dengan siswa di ruangan kelas. 

    Baca: Jokowi: UN 2020 Ditiadakan

    "Meskipun kegiatan belajar mengajar tidak dilakukan secara tatap muka langsung dan bertemu secara fisik, kami tetap mengimbau kepada kepala satuan pendidikan untuk menginformasikan kepada orang tua agar tetap melakukan pengawasan dan pendampingan, serta memastikan putra/putrinya melaksanakan kegiatan pembelajaran di rumah. Dan yang tidak kalah penting adalah membatasi aktivitas di luar rumah," ujar Nahdiana.

    Dinas Pendidikan DKI mengimbau satuan pendidikan di wilayah kota berkoordinasi dengan instansi lain. Ini untuk memastikan tidak ada siswa yang keluyuran di masa belajar dari rumah.

    Nahdiana juga meminta para guru membuat bahan ajar yang menyenangkan agar siswa tidak bosan belajar dari rumah. Para pengawas, penilik, dan kepala satuan pelaksana pendidikan kecamatan harus mengawasi, mengevaluasi, dan memberi pendampingan kepada satuan pendidikan binaannya.

    Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memutuskan untuk meniadakan UN 2020. Keputusan ini disampaikan melalui juru bicara presiden, Fadjroel Rachman.
     
    Fadjroel menyebut keputusan Jokowi ini merupakan bagian dari penyelamatan kesehatan rakyat dalam menghadapi virus korona (covid-19). Ini juga bagian dari penerapan social distancing.
     
    "Peniadaan UN untuk memotong rantai penyebaran virus korona SARS 2 atau covid-19. Penegasan ini disampaikan Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas dengan pembahasan ujian nasional," kata Fadjroel dalam keterangannya, Selasa 24 Maret 2020.



    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id