Rumah DP Rp0 Iklan Semata

    Sri Yanti Nainggolan - 18 Oktober 2019 13:16 WIB
    Rumah DP Rp0 Iklan Semata
    Pejalan kaki berjalan melintas di trotoar Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (13/9). MI/Bary Fathahilah.
    Jakarta: Banyak pihak menyinggung capaian rendah di dua tahun kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Pengamat kebijakan publik, Agus Pambagio, menyebut respons negatif itu wajar, dia mencontohkan program rumah Down Payment (DP) Rp0.

    "Tak ada DP 0 rupiah karena DP itu disebar di cicilan. Tetap saja kita bayar. Kalau buat saya, itu bohong," kata Agus ketika dihubungi Medcom.id, Jumat, 18 Oktober 2019.

    Contoh lain, yakni penyediaan lapangan kerja melalui program-program Anies. Menurut Agus, hal itu merupakan janji politik yang sifatnya dinamis, bisa dipenuhi atau tidak.

    Agus lebih tertarik membahas program era Basuki Tjahja Purnama (BTP) yang diganti atau dihilangkan saat masa Anies. Misalnya, Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) diubah menjadi Ruang Maju Bersama (RMB) dengan fungsi serupa.

    Dia melihat pekerjaan Anies hanya di permukaan saja, tak menyentuh substansi. Padahal yang diperlukan adalah inovasi untuk Jakarta, bukan citra baru.

    "Jadi cari program yang belum sentuh publik," kata dia. 

    Terakhir, Agus juga menyangsikan hilangnya fasilitas bagi masyarakat untuk mengadu langsung di Balai Kota. Padahal hal tersebut hanya ada di era BTP dan layak dilanjutkan.

    Namun, kini masyarakat diminta melaporkan keluhan ke kelurahan. Hal ini, menurut Agus, membuat warga jadi malas melapor karena pada dasarnya mereka ingin bertemu pemimpin mereka. 

    "Masyarakat itu senang diterima pimpinan. Salaman, selfie, ngomong. Perkara (keluhan) selesai atau tidak, itu tak penting. Yang penting sudah sampaikan langsung," jelas dia. 

    Sebelumnya, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) berpendapat bahwa kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan selama dua tahun tidak memuaskan. PSI menilai pencapaian Anies terlalu kecil. Bahkan itu lebih cocok disebut pencapaian walikota bukan gubernur. 



    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id