• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 14 NOV 2018 - RP 51.058.936.361

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Sandi akan Manjakan Pendatang dengan Pelatihan

Nur Azizah - 12 Juni 2018 12:33 wib
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno - Medcom.id/M
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno - Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.

Jakarta: Jumlah pendatang baru di Ibu Kota diperkirakan bertambah usai Lebaran. Namun, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno tak khawatir dengan itu.

Sandi sudah menyiapkan segalanya, termasuk mempersiapkan sejumlah pelatihan untuk pendatang. Tujuannya, agar pendatang bisa bertahan di Jakarta.

"Kalau tidak punya skill, mereka tidak akan mampu bertahan di Jakarta," kata Sandi di Monas, Jakarta Pusat, Selasa, 12 Juni 2018.

Sandi semakin yakin dengan pelatihan tersebut lantaran program OK OCE yang ia dirikan sudah berevolusi menjadi OK OCE 4.0. "Sekarang kita dapat menghadirkan digital business atau digital economy di teman-teman para pengusaha pemula, para pelaku ekonomi baru ini," ungkap dia. 

Sandi tak melarang siapa pun datang dan menetap di Jakarta. Jakarta terbuka untuk siapa saja.

(Baca juga: Pendatang Baru DKI Diperkirakan 72 Ribu Orang)

"Kita lihat Jakarta terbuka untuk semua. Kalau mereka memiliki skill, kita akan latih. Tapi kalau misalnya mereka datang ke sini untuk hanya meminta-minta atau menjadi manusia gerobak, kita akan bina di panti sosial," pungkas dia.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI, Edison Sianturi, memprediksi jumlah pendatang meningkat dua persen di banding tahun kemarin. Catatan Disdukcapil, jumlah pendatang baru 2017 mencapai 70.752 orang.

Tahun ini diperkirakan akan bertambah sekitar 1.415 orang menjadi 72.167 orang. Kepala Dinas Dukcapil DKI, Edison Sianturi mengatakan, pertambahan jumlah pendatang baru terjadi karena dua faktor.

"Pertama, karena adanya dampak dari arus mudik dan arus balik Lebaran 2018. Kedua, faktor dimulainya tahun ajaran baru di dunia pendidikan," kata Edison saat dihubungi, Jakarta Pusat, Senin, 11 Juni 2018.

(Baca juga: Tergiur Upah Tinggi Nekat Merantau ke Ibu Kota)




(REN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.