Dishub Tak Bisa Melarang Bus Zhongtong Beroperasi

    Candra Yuri Nuralam - 18 Oktober 2019 01:36 WIB
    Dishub Tak Bisa Melarang Bus Zhongtong Beroperasi
    Ilustrasi. (Foto: MI/Pius Erlangga)
    Jakarta: Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bantah melarang penggunaan bus Zhongtong mengaspal di Ibu Kota. Seluruh operasional bus tersebut ada di tangan PT Transjakarta.

    "Kami tidak boleh melarang. Karena begitu (lelang) pengadaan bus (dimenangkan) oleh operator, operator bisa memilih. Kalau kami sendiri, selama dia sesuai dengan spesifikasi, yang sudah ditetapkan oleh Kemenhub ya silakan," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syarifin Liputo melansir Antara, Kamis 17 Agustus 2019.

    Syarif mengatakan pihaknya mengacu Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan jalan. Jika memenuhi syarat, Dishub DKI tidak bisa melarang kendaraan darat apa pun untuk beroperasi.

    Menurut dia, segala polemik soal bus Zhongtong menjadi urusan PT Transjakarta. Pasalnya, kesepakatan penyewaan jasa operator bus ada pada PT. Transjakarta dan penyedia jasa operator bus.

    "Dan berikutnya, risiko operasional kan itu ada di operator sendiri ya. Jadi, kalau misalnya ternyata bus yang dia adakan tidak andal sehingga ia menerima risiko, misalnya ada pengurangan tagihan, bus tidak operasi, tidak dibayarkan," ujar Syarifin.

    Meski demikian ia memastikan pengawasan bus Zhongtong yang beredar saat ini tetap dilakukan. Jika ada pelanggaran, Dishub DKI tidak segan memberikan sanksi, mulai dari pemotongan pembayaran sampai penyetopan izin operasi.

    Sebelumnya, PT TransJakarta kembali mengoperasikan bus merek Zhongtong. Bus pabrikan Tiongkok itu sempat dikandangkan pada era Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.
     
    Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transjakarta, Nadia Diposanjoyo, mengatakan pengoperasian bus itu berdasarkan keputusan inkracht Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) atas kontrak wanprestasi Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD) tahun 2013 kepada TransJakarta.
     
    Keputusan tersebut ketok palu pada 2018. Dalam keputusan tersebut, sudah tertera nama merek bus yang digunakan, yaitu Zhongtong.



    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id