Anies tak Dapat Arahan Reklamasi di Istana

    Intan fauzi - 24 Oktober 2017 18:50 WIB
    Anies tak Dapat Arahan Reklamasi di Istana
    Gubernur DKI Anies Baswedan saat mendengar arahan Presiden Joko Widodo di Istana Negara/ANT/Rosa Panggabean
    medcom.id, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak mendapat arahan soal reklamasi Teluk Jakarta di Istana Negara. Presiden Joko Widodo bahkan tak menyinggung reklamasi karena acara tersebut merupakan rapat kerja dengan kepala daerah se-Indonesia.

    Anies menjelaskan, Presiden Jokowi fokus memaparkan efisiensi pengurusan izin. Hal tersebut penting untuk perkembangan dunia usaha.

    "Presiden memberikan arahan agar dunia usaha harus berkembang dan pemerintah harus memudahkan agar dunia usaha berjalan baik,” kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa 24 Oktober 2017.

    Menurut Anies, Jokowi menggarisbawahi berbelit-belitnya pengurusan izin usaha. Efisiensi pengurusan hanya terlihat di beberapa wilayah.

    "Ada pengurusannya nampak efisien tapi satu tempat, tempat lain belum, antarinstansi belum sinkron. Izin pemerintah pusat dan daerah kadang-kadang tidak sinkron, itu contoh-contoh," ucap dia.

    Baca: Anies Bergeming soal Reklamasi

    Anies juga menegaskan, tak ada Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dalam rapat itu. Luhut merupakan perpanjangan tangan pemerintah pusat yang memutuskan moratorium reklamasi Teluk Jakarta dicabut.

    "Enggak hadir (Luhut), yang hadir tiga Menko saja,” tegas Anies.

    Arahan hanya dihadiri Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Polhukam Wiranto, dan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

    Baca: Sandi Minta Warga Bersabar soal Reklamasi

    Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno mengklaim segera bertemu Presiden Joko Widodo. Sandi menegaskan, Pemprov DKI dan pemerintah pusat sama-sama memiliki niat baik dalam kasus ini. Hal terpenting, terang Sandi, proses reklamasi harus terbuka demi keadilan masyarakat.

    "Kalau teknisnya nanti kita atur. Tapi yang jelas pak Jokowi sedang persiapkan ketemu (kami) karena banyak isu yang ingin bicarakan," ucap dia.

    Namun, hingga hari ini, pertemuan itu belum terjadi. Hari ini pun kehadiran atasan Sandi, Anies, hanya  untuk rapat kerja bersama kepala daerah lainnya.

    Keduanya juga terkesan enggan menjawab pertanyaan soal reklamasi. Keduanya menjelaskan masalah ini sedang dikaji, dan meminta warga bersabar.

    Pemerintah pusat resmi mencabut moratorium pembangunan Pulau C, D, dan G Rekamasi Teluk Jakarta pada 5 Oktober 2017. Pembangunan 17 pulau di Pantai Utara Jakarta dapat dilanjutkan.

    Direktur Pengawasan dan Sanksi Administrasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Rosa Vivien Ratnawati mengatakan pencabutan dilakukan karena pembangunan ini dianggap sudah sesuai kajian dan prosedur yang berlaku.

    Di sisi lain, dalam kampanye Pilkada DKI Jakarta pasangan Anies-Sandi menolak reklamasi. Berdasarkan kajian tim Anies-Sandi, ada alasan kuat bagi pasangan ini untuk menolak proyek yang sudah berjalan bertahun-tahun itu.

    (OJE)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id