Komisi X DPR Minta Revitalisasi TIM Dimoratorium

    Candra Yuri Nuralam - 18 Februari 2020 07:17 WIB
    Komisi X DPR Minta Revitalisasi TIM Dimoratorium
    PT Jakpro mulai membongkar Gedung Graha Bhakti Budaya (GBB), TIM, Jakarta, Kamis, 6 Februari 2020. Foto: Antara/Aprillio Akbar
    Jakarta: Komisi X DPR meminta proyek revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diberhentikan sementara (moratorium). Revitalisasi TIM dikeluhkan pekerja seni yang tergabung dalam Forum Seniman Peduli Taman Ismail Marzuki.

    "Kita akan lakukan secepatnya (sidak), kita akan jadwalkan secepatnya. karena kita menghendaki moratorium, menyetujui moratorium," kata Ketua Komisi X Syaiful Huda di Kompleks DPR/MPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin 17 Februari 2020.

    Kata Syaiful, Komisi X perlu mengetahui urgensi merevitalisasi kawasan TIM. Dia ingin meminta penjelasan langsung dari Pemprov DKI.

    "Makanya ini diagnosa atau kesimpulan kita sementara, karena itu kita akan undang Pemerintah Provinsi DKI dalam rangka untuk ini (klarifikasi)," ujar Syaiful.

    Komisi X DPR Minta Revitalisasi TIM Dimoratorium
    Rencana revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM). Dokumentasi: PT Jakarta Propertindo

    Komisi X pun berencana akan meninjau proyek revitalisasi TIM. Ia berharap publik mendukung moratorium proyek revitalisasi TIM. 

    Menurut Syaiful sendiri, kebijakan Pemprov DKI merevitalisasi TIM keliru. Revitalisasi jangan hanya untuk tujuan komersil. 

    "Menurut saya Pemerintah Daerah (Pemda) manapun kalau ingin peduli terhadap sentra-sentra kebudayaan, jangan melibatkan BUMD yang sifatnya komersial. Jadi pengalokasian anggaran tuh lebih baik APBD langsung dikerjakan sebagai proyek pembangunan," ujarnya.






    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id