Kasus Covid-19 di DKI Bertambah 757

    Nur Azizah - 03 Mei 2021 19:35 WIB
    Kasus Covid-19 di DKI Bertambah 757
    Ilustrasi/Medcom.id



    Jakarta: Kasus covid-19 di DKI Jakarta bertambah 757 kasus dalam sehari. Kasus baru diketahui setelah Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 DKI Jakarta menguji 9.020 spesimen. 

    "Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 6.765 orang dites polymerase chain reaction (PCR) hari ini untuk mendiagnosis kasus baru, dengan hasil 757 positif dan 6.008 negatif," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia dalam keterangan tertulis, Jakarta, Senin, 3 Mei 2021.






    Selain PCR, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 DKI melakukan pemeriksaan hasil tes antigen dari 3.378 orang. Hasilnya, 44 positif dan 3.334 negatif.

    "Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 352.338. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 61.641," ujar Dwi.

    Baca: Berkurang 72, 1.559 Pasien Dirawat di Wisma Atlet

    Jumlah kasus aktif di Jakarta sebanyak 7.020 orang. Kasus covid-19 secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 411.157. 

    Dari jumlah itu, sebanyak 397.349 atau 96,6 persen pasien dinyatakan sembuh. Kemudian, 6.788 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,7 persen.

    Positivity rate atau persentase kasus positif di Jakarta sebesar 8,7 persen sepekan terakhir. Sedangkan, persentase kasus positif secara total sebesar 11 persen. 

    Sementara itu, proses vaksinasi di Jakarta masih berlangsung. Target vaksinasi tahap 1 dan 2 sebanyak 3.000.689 orang. Vaksinasi dosis 1 telah disuntikkan pada 1.947.986 warga DKI atau 64,9 persen dari total target. Adapun vaksinasi dosis 2 mencapai 1.256.966 orang atau 41,9 persen dari total target.

    Vaksin untuk Indonesia


    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id