Bansos PKH Diharapkan Bisa Meningkatkan Daya Beli 33,6 Juta Warga

    Antara - 22 Juli 2021 10:29 WIB
    Bansos PKH Diharapkan Bisa Meningkatkan Daya Beli 33,6 Juta Warga
    ilustrasi/medcom.id



    Jakarta: Bantuan sosial (bansos) dalam Program Keluarga Harapan (PKH) diharapkan bisa meningkatkan daya beli 33,6 juta warga selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. Sasaran penerima PKH melapaui target.

    Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengatakan target PKH hanya 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Realisasinya, ada PKH diberikan ke 33.674.865 KPM.

     



    “Nilai bantuannya cukup besar. Harapannya bisa membantu masyarakat di tengah pandemi,” kata Risma dilansir dari Antara, Jakarta, Kamis, 22 Juli 2021.

    PKH mencakup komponen kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial. Bantuan PKH ditujukan untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi ibu hamil/nifas/menyusui serta anak balita; pelayanan pendidikan bagi siswa SD/sederajat, SMP/sederajat, dan SMA/sederajat; layanan kesejahteraan sosial bagi warga lanjut usia, dan penyandang disabilitas.

    “Itu mereka (keluarga penerima manfaat PKH) bisa dapat lebih dari satu ya, kalau ada ibu hamil dan anak balita dapat dua bantuan. Besarnya berapa tergantung dari komponen dalam keluarganya,” jelas Risma.

    Baca: Mensos Akui Masih Ada Kendala Distribusi Bansos Covid-19

    Bantuan PKH untuk ibu hamil/nifas/menyusui dibatasi sampai kehamilan kedua. Bantuan diberikan Rp3 juta per tahun. Nominal bantuan untuk anak usia nol sampai 6 tahun sama.

    Nilai bantuan untuk siswa SD/sederajat yang aktif sekolah Rp900 ribu per tahun. Sementara, siswa SMP/sederajat yang aktif sekolah Rp1,5 juta per tahun dan siswa SMA/sederajat yang aktif sekolah Rp2 juta per tahun.

    Bantuan untuk warga lanjut usia dan penyandang disabilitas berat masing-masing Rp2,4 juta per tahun. Selain memberikan bantuan lewat PKH, pemerintah menyalurkan bantuan pangan non-tunai (BPNT) senilai Rp200 ribu per keluarga per bulan.

    Total KMP ada18,8 juta keluarga. Pemerintah juga mengeluarkan bantuan sosial tunai (BST) senilai Rp200 ribu per keluarga per bulan bagi 10 juta keluarga.

    Pemerintah menyediakan dana Rp28,3 triliun untuk PKH, Rp42,3 triliun untuk program BPNT/Kartu Sembako, dan Rp15,1 triliun untuk BST. Kementerian Sosial sudah mencairkan BST bulan Mei dan Juni untuk 10 juta keluarga penerima manfaat dan BPNT untuk bulan Juli dan Agustus untuk 18,8 juta keluarga penerima manfaat.

    Selain itu, pemerintah menyiapkan dana Rp7,08 triliun untuk program bantuan sosial yang baru bagi 5,9 juta keluarga. “Mereka ini sama sekali baru. Datanya dari pemerintah daerah, bantuannya sebesar Rp200 ribu per KPM selama Juli-Desember 2021,” kata Risma.

    (NUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id