Anies Kaji Ulang NJOP

    Nur Azizah - 20 Juli 2018 13:57 WIB
    Anies Kaji Ulang NJOP
    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
    Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bakal mengkaji ulang perubahan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di sejumlah wilayah DKI Jakarta. Pasalnya, ada wilayah yang mengalami kenaikan padahal kawasan tersebut tidak masuk dalam kategori wilayah atau bangunan komersial.

    “Kami menemukan ada bagian-bagian residensial di zona komersial yang tidak melakukan aktivitas komersil, namun dia alami peningkatan NJOP. Nah, ini harus kami data ulang,” kata Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat, 20 Juli 2018.

    Anies pun memberikan waktu satu pekan pada Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta mengoreksi seluruh wilayah tersebut. Ia tak mau masyarakat yang tidak melakukan aktivitas komersial terbebani dengan kebijakannya.

    "Kenapa dikoreksi? Karena memang kita tidak ingin warga merasakan dibebani padahal tidak merasakan perubahan kegiatan. Ini lagi proses, saya minta Senin atau Selasa mereka presentasikan hasilnya," ungkapnya.



    Adapun kawasan komersial yang dimaksud Anies yakni bangunan-bangunan yang melakukan aktivitas perdagangan, baik dalam bentuk barang maupun jasa. Seperti indekos, kontrakan, mal, hingga apartemen.

    Baca: DKI Pastikan tak Semua NJOP Naik

    Sebelumnya, seorang warga Jagakarsa, Jakarta Selatan, mengeluh soal mahalnya pajak bumi dan bangunan di kawasan tersebut. PBB di Jagakarsa naik 100 persen dari 2017.

    Dia menyampaikan keluhannya di akun Twitter @HotelsyariahJKT. Di sana, dia mengunggah dua bukti pembayaran PBB.

    Unggahan itu pun mendapat beragam komentar dari warganet. Meningkatnya nilai PBB diduga karena naiknya NJOP di kawasan tersebut.



    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id