Depo MRT Tak Bisa Dibangun di Kawasan Stadion BMW

Muhammad Al Hasan - 11 Januari 2019 02:53 wib
Kereta MRT di Depo Lebak Bulus. Foto: MI/Adam Dwi
Kereta MRT di Depo Lebak Bulus. Foto: MI/Adam Dwi

Jakarta: Direktur PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Dwi Wahyu Darwoto mengatakan depo Moda Raya Terpadu (MRT) tahap II tidak bisa dibangun di kawasan Stadion BMW, Sunter, Jakarta Utara. Pasalnya, luas lahan tidak cukup.

"Mestinya tidak (tidak ada depo), karena pembangunan kawasan yang ada stadionnya itu kan sudah diputuskan, jadi enggak mungkin digabung bersamaan dengan depo," kata Dwi di Depo Lintas Rel Terpadu (LRT) Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis, 10 Januari 2018.

Dwi menjelaskan, pembangunan Depo MRT fase II membutuhkan lahan 12 hektare. Sementara, luas lahan kawasan Stadion BMW 25 hektare. "Berarti tinggal 13 hektare, cukup enggak untuk stadion dan kawasan lainnya? Enggak cukup," ujarnya.

Alasan lainnya, Depo MRT fase II itu masuk kategori objek vital. Dengan begitu, depo tidak boleh berada di kawasan yang ramai pengunjung. Sementara, Stadion BMW itu rencananya bakal jadi markas klub sepak bola Ibu Kota, Persija.

"Nah akhirnya nanti terserah MRT atau JICA mau apakah tetap di Kampung Bandan atau di tempat lain," ungkapnya.

Namun, Dwi mengamini kawasan Stadion BMW tetap membutuhkan fasilitas transportasi semacam stasiun MRT. Hal ini untuk memudahkan akses bagi para pengunjung. 

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana membangun Depo MRT fase II di lahan Stadion BMW. Kebijakan ini dilakukan karena lahan di Kampung Bandan yang sedianya menjadi letak Depo MRT Fase II bermasalah.




(AGA)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.