Polisi: Tak Ada Pembatasan Akses Keluar Masuk Jakarta

    Siti Yona Hukmana - 07 April 2020 13:37 WIB
    Polisi: Tak Ada Pembatasan Akses Keluar Masuk Jakarta
    ilustrasi jalan di Jakarta. Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto.
    Jakarta: Polda Metro Jaya memastikan tak ada pembatasan akses keluar dan masuk ke Ibu Kota. Pembatasan akses tidak tertuang pada Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 9 Tahun 2020 tentang pedoman pembatasan sosial berskala Besar (PSBB) dalam rangka percepatan penanganan virus korona (covid-19).

    "Permenkes tidak menyebutkan pembatasan akses keluar masuk wilayah, hanya pembatasan jumlah penumpang," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, 7 April 2020.

    Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menandatangani surat persetujuan PSBB itu pada Senin, 6 April 2020. PSBB diajukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Kamis, 2 April 2020.

    Dengan permenkes ini, Anies bisa segera menerapkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2020 tentang PSBB dalam rangka percepatan penanganan covid-19. Pertimbangan PSBB di Jakarta karena kasus pasien positif korona terus bertambah.

    Baca: 13 Warga Jakpus Meninggal Akibat Covid-19

    Berikut isi dari PSBB yang wajib dipatuhi masyarakat:

    Pasal 13 Ayat 1 menjelaskan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar meliputi (a) peliburan sekolah dan tempat kerja, (b) pembatasan kegiatan keagamaan, (c) pembatasan kegiatan di tempat atau fasilitas umum, (d) pembatasan kegiatan sosial dan budaya, (e) pembatasan moda transportasi; dan pembatasan kegiatan lainnya khusus terkait aspek pertahanan dan keamanan.

    Pasal 13 Ayat 9 berbunyi pembatasan kegiatan sosial dan budaya sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf d dilaksanakan dalam bentuk pelarangan kerumunan orang dalam kegiatan sosial dan budaya serta berpedoman pada pandangan lembaga adat resmi yang diakui pemerintah dan peraturan perundang-undangan.

    Pasal 13 Ayat 10 menjelaskan pembatasan moda transportasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf e dikecualikan untuk (a) moda transportasi penumpang baik umum atau pribadi dengan memperhatikan jumlah penumpang dan menjaga jarak antar penumpang; dan (b)moda transpotasi barang dengan memperhatikan pemenuhan kebutuhan dasar penduduk.

    Namun, Anies belum mengumumkan penerapan kebijakan itu. Sambodo mengaku siap melaksanakan aturan itu setelah diresmikan Anies.

    "Kita masih menunggu hitam di atas putih (keputusan tertulis terkait penerapan PSBB di wilayah Jakarta). Nanti detailnya seperti apa kita tunggu," kata Sambodo.



    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id