DKI Terapkan Ganjil Genap di Sekitar Objek Wisata Saat Akhir Pekan

    Putri Anisa Yuliani - 15 September 2021 18:42 WIB
    DKI Terapkan Ganjil Genap di Sekitar Objek Wisata Saat Akhir Pekan
    Polisi mengatur lalu lintas dalam rangka penerapan ganjil genap. Foto: MI/Ramadani



    Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menerapkan sistem ganjil genap di sekitar objek wisata setiap akhir pekan. Ketentuan itu diatur dalam Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 1096 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3 Corona Virus Disease 2019.

    Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 1096 Tahun 2021 itu merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 42 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali. Penerapan ganjil genap di sepanjang jalan menuju dan dari lokasi tempat wisata setiap Jumat-Minggu mulai pukul 12.00 WIB-18.00 WIB.

     



    “Tidak henti-hentinya saya mengingatkan kepada semuanya, jangan lengah, tetap saling menjaga, melindungi, kompak disiplin prokes 6M dan bagi yang belum vaksin, mari segera ikuti vaksinasi. Semoga Allah SWT selalu melindungi Kota Jakarta dan warganya yang sedang berjuang melewati masa pandemi ini,” ucap Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu, 15 September 2021.

    Baca: Polda Metro Berencana Terapkan Gage di Kawasan Wisata

    Dalam Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 1096 Tahun 2021 juga tercantum selama masa PPKM Level 3, setiap orang yang melakukan aktivitas pada tiap-tiap sektor atau tempat harus sudah divaksinasi covid-19 minimal dosis pertama. Namun, vaksinasi yang utama adalah dosis lengkap atau hingga 2 dosis, kecuali bagi penduduk yang masih dalam masa tenggang tiga bulan pasca terkonfirmasi covid-19 dengan bukti hasil laboratorium.

    Kemudian, syarat vaksinasi dikecualikan kepada penduduk yang kontraindikasi dilakukan vaksinasi covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan medis dengan bukti surat keterangan dokter, dan anak-anak usia kurang dari 12 tahun. Sementara itu, masyarakat yang telah divaksin dapat melampirkan buktinya dari aplikasi Jakarta Kini (JAKI), sertifikat vaksinasi yang dikeluarkan PeduliLindungi.id, dan/atau bukti vaksinasi yang dikeluarkan lembaga yang berwenang.

    Penerapan protokol kesehatan covid-19 dan penegakan sanksi dalam Keputusan Gubernur ini dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Gubernur Nomor 3 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Corona Virus Disease 2019.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id