Anies Pamer Capaian WTP Hingga Kota Layak Anak

    Kautsar Widya Prabowo - 22 Juni 2019 13:31 WIB
    Anies Pamer Capaian WTP Hingga Kota Layak Anak
    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat memberikan sambutan dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD DKI dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-492 Jakarta di DPRD DKI, Jakarta. Foto: Kautsar Widya Prabowo/Medcom.id
    Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD DKI dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-492 Jakarta. Dalam kesempatan itu, Anies menyampaikan berbagai capaiannya untuk membangun Jakarta.

    Anies mengatakan laporan keuangan Pemprov DKI pada 2018 mendapat predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksan Keuangan (BPK). Penghargaan tersebut berhasil dipertahankan dalam kurun waktu dua tahun berturut-turut.

    "Komitmen pemberantasan korupsi dengan Pemprov DKI, Badan Pemeriksa Keuangan, Badan Pengawasan Keuangan, dan Pembangunan (BPKP), Kejaksaan Tinggi DKI, Polda Metro Jaya, Alhamdulillah ikhtiar tersebut mengantarkan (Pemprov DKI) mampu meraih predikat WTP," ujar Anies dalam sambutanya di Ruang Paripurna DPRD DKI, Jakarta Pusat, Sabtu, 22 Juli 2019.

    Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga mendapatkan kategori penyerahan laporan harta kekayaan penyelanggara Negara (LHKPN) dengan sistem pengendalian terbaik pada 2018. Capaian tersebut diberikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    "Pemda dengan nilai gratifikasi terbesar yang ditetapkan menjadi milik negara tahun 2018, dan Pemda dengan sistem pengendalian gratifikasi terbaik 2018," tuturnya.

    Baca: Pemprov DKI Diminta Tegas Tegakan Aturan

    Anies juga membeberkan penghargaan yang diterima Pemprov DKI pada pelayanan publik, ketenagakerjaan, kesehatan dan pelayanan kesehatan. Misalnya, pengarahan top 40 inovasi layanan publik.

    "ASN Pemprov DKI Jakarta yang mewujudkan terobosan inovasi yang mengantarkan kita pada penghargaan mulai dari cek sadari kanker servik, mobil deteksi kanker dan ada program sipil doyan jalan. Penghargaan aspek kesehatan dan layanan kesehatan diberikan oleh universal healthcare, jaringan kesehatan nasional, kartu Indonesia sehat provinsi," beber Anies.

    Dalam informasi publik, Pemprov DKI dinilai paling informatif di antara pemprov lainnya. Kemudian, penghargaan dalam aspek sosial budaya juga disabet oleh Pemprov DKI dengan komitmen tinggi terhadap pelaksanaan pembinaan sosial bagi anak jalanan dari Kementerian Sosial. 

    "Mendapatkan penghargaan 10 kota layak anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak," tuturnya.

    Anies menyampaikan semua penghargaan yang diraih merupakan buah kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta dan elemen lainnya. 

    "Prestasi itu semua tidak bisa tercalai bila dikerjakan sendirian. Itu hasil kolaborasi dan kita semua tidak, boleh berpuas diri karena begitu banyak tantangan ke depan masih menanti," pungkasnya.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id